<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218</id><updated>2011-09-30T11:23:40.551-07:00</updated><category term='GENRES'/><category term='figures'/><category term='Lyrics'/><category term='HAPPY SAD STORY'/><category term='Psikologi Musik'/><title type='text'>MUSIC IS SOUL</title><subtitle type='html'>Dia membawa emosi untukmu...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8486163532896469567</id><published>2010-10-01T07:11:00.000-07:00</published><updated>2011-01-08T03:03:59.786-08:00</updated><title type='text'>Lelaki Baik untuk Pekerja Seks Komersial  :)</title><content type='html'>Hemmm... Sudah lama sekali rasanya gak pernah buka blog ini. Hingga pada akhirnya ada seseorang yang mengirimkan message fb kepada saya untuk memperbaharui tulisan. hah.. padahal saya sudah sangat jarang menulis. Tapi ngomong-ngomong saya lagi keranjingan nulis skripsi. huh?? Apa itu bisa disebut keranjingan? Mungkin lebih kepada menulis karena dipaksakan. Dipaksakan hingga hampir membuat saya sakit jiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well, bagaimana kalau kali ini kita bercerita tentang skripsi. Apakah definisi dari skripsi? Hemmm... Googling sebentar ya? Hemmm.... Skripsi adalah... Tulisan yang dibuat oleh manusia. Hemmm... Tiktoktiktoktiktoktiktok... Aishhh.. Apalah penting definisinya. Sekarang saya hanya akan memberitahu tentang apa skripsi saya yang mengangkat tema pelacuran dengan subjek utamanya, pekerja seks komersial (PSK). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita mulai... Apa sih Pelacuran itu? Kalo menurut Simandjuntak (1981, hal. lupa :D) ada beberapa unsur esensial dalam pelacuran, yaitu dilakukan karena uang atau jasa dan dilakukan di luar pernikahan. Pelacuran memiliki standar ganda, di satu sisi adanya kegiatan pelacuran dipandang sebagai pekerjaan hina dan kotor oleh hampir sebagian besar masyarakat, sementara disisi lain kegiatan pelacuran ini memberi sumber pendapatan untuk negara yang relatif besar bahkan bisa menghidupi orang-orang yang berada di sekitar kompleks pelacuran. Hemmm...  Yah kalo sudah ngomongin dua sisi yang berlawanan gini jadi bikin bingung deh... ibarat kata dikasih pertanyaan enak jomblo apa punya pacar? tetep kan ada enaknya ada enggaknya. Kembali ke diri kita masing-masing aja deh kalo menilai masalah ini. Tapi bagi saya pelacuran ini masalah serius yang yah memang sulit untuk diberantas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapa sih wanita Pekerja Seks Komersial atau PSK itu? Terlalu hinakah mereka karena melacur? Bagi saya mereka hanya wanita yang kadang tidak seberuntung kita yang bisa hidup normal seperti layaknya wanita lainnya. Wanita yang kadang bisa dibilang memiliki banyak kekurangan hingga memaksa mereka (bekerja)di jurang gelap pelacuran atau malah justru kelebihan karena dunia prostitusi membuat mereka bisa memuaskan hasrat seksualnya. Kenapa dibilang memiliki kekurangan, yah mungkin mereka tidak seberuntung kita yang diberi kecukupan harta untuk kuliah, diberi teman-teman yang selalu mendukung dan menyenangkan, memiliki pasangan yang mencintai dengan tulus, memiliki keluarga yang harmonis dan kelebihan-kelebihan lainnya. Sementara itu kenapa dibilang kelebihan, hemmm mungkin diantara kita ada yang tau penyakit maniak seks. Yah dengan terjun ke dunia prostitusi mereka bisa memuaskan hasrat seks mereka, meskipun tanpa dibayar. woouuuww...... gratis tis tis...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data yang saya dapat di Tempointerkatif online kalo tidak salah (Saya lupa karena banyaknya data online di laptop saya haha, jumlah pekerja seks komersial di Indonesia mencapai 270.000 orang. WOW! Angka yang besar ya?? Tapi ngomong-ngomong apakah sudah terhitung semua itu? Yah seperti yang kita tau pekerjaan ini kan cenderung disembunyikan dan ditutup-tutupi jadi yah mungkin masih ada wanita-wanita di jalan-jalan dan di rumah-rumah bordil yang belum terdata. Dan saya rasa jumlah ini akan terus bertambah karena berbagai faktor. Apalagi bisnis esek-esek ini udah mulai banyak inovasinya loh. Dari salon plusplus,massage, karaoke plusplus, ditambah dengan pilihan berbagai macam gadis dari luar negeri seperti China, Rusia dan lain-lain. Kemajuan bisnis kaya gini tentunya karena subjek yang diperjualbelikan semakin beragam dan banyak donk? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Kartono di buku Patologi dan Rehabilitasi Sosial, salah satu usaha kuratif yang bisa dilakukan untuk menanggulangi pelacuran adalah dengan mencarikan pasangan hidup bagi pekerja seks komersial. Hemmm... Yah kedengerannya menyenangkan, tapi segampang itukah mencarikan pasangan untuk PSK? Orangtua mana yang mau anaknya menikah dengan PSK yang pekerjaannya dipandang sebagai pekerjaan hina? Lelaki mana yang mau menerima perempuan yang sudah tidak perawan dan ditolak oleh masyarakat? &lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui bersama juga bahwa ada banyak PSK yang menjadi PSK gara-gara ditelantarkan suaminya, selalu menerima kekerasan-kekerasan dari suami mereka, dipukul, tidak dinafkahi, ditinggal pergi dengan meninggalkan banyak anak? Hingga pada akhirnya membuat para PSK ini menjual diri untuk menyambung hidupnya dan anak-anaknya? Kalau faktanya seperti ini, apakah pasangan hidup tetap dapat menanggulangi pelacuran? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hemm.... Mari berpikir sebentar.... Hemmm.... Tiktoktiktoktiktok.... Lalu di kepala saya muncul jawaban, "yah tetap bisa kok asalkan.....". Lalu saya berpikir lagi, kalau seandainya tidak ada laki-laki yang mau menikahi dan menafkahi mereka, kapan mereka akan keluar dari dunia yang telah mengoyak-ngoyak jiwa itu? Lalu apa guna ada banyak laki-laki di dunia ini? ---&gt; sepertinya ini pertanyaan yang aneh... haha.. Yah dengan kata lain, hey kalian laki-laki terutama yang sering ke 'jajan' coba donk dipikir. Haduh kehabisan kata-kata saya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasudahlah.. Pada intinya laki-laki seperti apa sih yang bisa mengajak mereka keluar dari pelacuran? &lt;br /&gt;Tentunya, laki-laki itu adalah laki-laki yang benar-benar tulus mencintai PSK. Laki-laki yang tidak hanya memandang wanita sebagai pemuas seks mereka. Laki-laki yang tidak hanya memandang wanita sebagai objek seks. Laki-laki yang dengan tulus mencintai PSK apa adanya. Mencoba memaafkan masa lalu PSK dan mengajaknya menatap masa depan yang lebih baik.&lt;br /&gt;laki-laki yang baik dan bertanggung jawab, mau memberikan nafkah lahir dan batin. Mau menghidupi anak-anaknya. Tidak meninggalkan mereka begitu saja, juga tidak kembali menyuruh mereka menjadi PSK meskipun keadaan ekonomi mereka melilit.&lt;br /&gt;Laki-laki yang mampu mengajak bertobat dan mengajarkan agama kepada PSK. Mampu membawanya menjadi wanita solihah hingga berdua mencapai keluarga yang insyallah mawadah, sakinah warrohmah. amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya kok tidak mungkin sekali ya? Hemmm.... Tapi saya yakin diantara beratus juta penduduk dunia yang laki-laki, pasti ada banyak laki-laki baik untuk kalian para wanita yang sedikit kurang beruntung. :)&lt;br /&gt;Berdasarkan tulisan saya diatas, Hey kalian para lelaki, jika kalian jatuh cinta dengan seorang PSK , apa yang akan kalian lakukan? melanjutkan atau meninggalkan? Kalau kalian benar-benar mencintainya, kalianlah lelaki hebat yang akan membawa mereka menuju jalan kebaikan dan jalan yang diridhoi oleh ALLAH swt. Amin...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;nb: wooooowwww.... tulisan saya kenapa tambah berantakan sekali.... hahaha&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8486163532896469567?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8486163532896469567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2010/10/lelaki-baik-untuk-pekerja-seks.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8486163532896469567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8486163532896469567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2010/10/lelaki-baik-untuk-pekerja-seks.html' title='Lelaki Baik untuk Pekerja Seks Komersial  :)'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-5551352249032836650</id><published>2010-04-23T14:47:00.000-07:00</published><updated>2010-04-23T14:53:45.303-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>apa ini???</title><content type='html'>menunggu...&lt;br /&gt;menunggu pagi...&lt;br /&gt;menunggu orang terbangun...&lt;br /&gt;menanti pundak...&lt;br /&gt;menanti bahu...&lt;br /&gt;menanti lengan...&lt;br /&gt;menanti bersujud pada-Mu...&lt;br /&gt;menanti telinga yang mau mendengarkan...&lt;br /&gt;menanti mata yang mau melihat air mata...&lt;br /&gt;menanti tangan yang mau mengusap air mata...&lt;br /&gt;menanti hati yang mau tulus...&lt;br /&gt;menanti-Mu Gusti Allah...&lt;br /&gt;ampun Allah...&lt;br /&gt;sakit...&lt;br /&gt;kenapa aku???&lt;br /&gt;apakah harus rasionalisasi lagi???&lt;br /&gt;Ya Rabb...&lt;br /&gt;kenapa aku???&lt;br /&gt;apa salahku???&lt;br /&gt;kenapa dibiarkan masuk pada jurang seperti ini???&lt;br /&gt;jurang yang menjauhkan Mu dari ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku perempuan lemah...&lt;br /&gt;murah...&lt;br /&gt;dan biarlah...&lt;br /&gt;apa katanya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-5551352249032836650?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/5551352249032836650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2010/04/apa-ini.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5551352249032836650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5551352249032836650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2010/04/apa-ini.html' title='apa ini???'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8656860346848785358</id><published>2009-07-09T15:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:53:49.225-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>FOURPLAY</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ08WWfVUI/AAAAAAAAAGA/1W1D8e3_lrM/s1600-h/fourplay-heartfelt.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 299px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ08WWfVUI/AAAAAAAAAGA/1W1D8e3_lrM/s320/fourplay-heartfelt.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356597386944664898" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ08Pz6naI/AAAAAAAAAF4/gJ9Acuu6AdY/s1600-h/Fourthcoming-580.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 301px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ08Pz6naI/AAAAAAAAAF4/gJ9Acuu6AdY/s320/Fourthcoming-580.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356597385189039522" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ07-YXFLI/AAAAAAAAAFw/GKnseWThNl0/s1600-h/B00028U6AO.01._AA240_SCLZZZZZZZ_.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ07-YXFLI/AAAAAAAAAFw/GKnseWThNl0/s320/B00028U6AO.01._AA240_SCLZZZZZZZ_.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356597380510061746" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kancah style smooth jazz, kelompok ini boleh dibilang sebagai sebuah supergroup. Bagaimana tidak? Kelompok ini dibentuk oleh para tokoh smooth jazz yang sudah banyak pengalaman. Bob James (keyboard &amp; piano), Nathan East (bass), Lee Ritenour (gitar) dan Harvey Mason pada tahun 1991 bergabung untuk membentuk Fourplay. Dengan catatan, posisi pemain gitar pada tahun 1998 digantikan oleh Larry Carlton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Embrio terbentuknya kelompok Fourplay ini adalah ketika Bob James mengundang rekan lamanya Harvey Manson untuk membuat album “Grand Piano Canyon” pada tahun 1990. Penggarapan album tersebut juga melibatkan Lee Ritenour dan Nathan East, di mana momen itu menjadi pertama kalinya mereka semua dapat tampil bersama. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harapan awalnya dengan menekankan popularitas Bob James dan Lee Ritenour, album tersebut mendapat respon pasar yang tinggi angka penjualannya seperti dalam album-album mereka sebelumnya. Akhirnya mereka semua justru sepakat untuk membentuk sebuah kelompok baru pada tahun 1991.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Album “Fourplay” keluar pada tahun 1991 dengan salah satu hitnya ‘Bali Run’ yang berhasil mengambil hati para pecinta musik jazz di Indonesia. Tembang tersebut barangkali hasil dari penampilan Bob James bersama Lee Ritenour di JakJazz Festival ’91. Di mana dalam kesempatan itu mereka juga sempat berlibur di Pulau Dewata. Koleksi hit lain dalam album ini adalah ‘After The Dance’ yang vokalnya diisi oleh Nathan East.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tahun kemudian, mereka merelease album “Between The Sheets”. Dalam album ini, penampilan mereka lebih kepada corak musik easy listening, pop dan dalam beberapa tembang, vokal Nathan East cukup mendominasi. Penyanyi-penyanyi terkenal seperti Phil Collins, East, Patti Austin dan Peabo Bryson ikut dihadirkan dalam penggarapan album “Elixir” pada tahun 1994. Sebuah hits lama milik Phil Collins ‘Why Can’t It Wait Till Morning’, pada waktu itu kembali ramai diputar di radio-radio Indonesia. Album ini juga sedikit menonjolkan gaya permainan gitar Lee Ritenour yang khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah empat tahun mereka absen dari peredaran karena kesibukan masing-masing personilnya, album dengan judul yang simpel “4” keluar dengan perubahan personil; Larry Carlton menggantikan posisi pemain gitar Lee Ritenour.  Hal ini terjadi karena Lee Ritenour lebih sibuk untuk mendirikan label rekaman barunya Peak Records. Dengan masuknya Carlton ke dalam kelompok ini, pada awalnya ada dugaan kalau penampilan kelompok ini akan lebih keras dan menonjolkan unsur musik funk dan rocknya, meskipun akhirnya dugaan itu salah. Carlton justru menyesuaikan dengan gaya gitaris sebelumnya dan mereka semua tetap tampil lembut dengan sentuhan penggunaan alat loop dan sequencer. Pada tahun 1999, mereka kembali dengan album “Snowbound” yang berisi komposisi-komposisi terkenal yang berkaitan dengan perayaan Natal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2000, keluar album “Yes, Please”. Album ini sedikit memberi gambaran bahwa mereka juga mulai tertarik dengan musik elektronik namun tetap dalam kemasan yang lembut dan komunikatif. Seperti penampilan mereka dalam tembang ‘Robo-Bop’.  “Heartfelt” keluar dalam tahun 2002 dengan penonjolan masing-masing kekuatan musisi, meskipun tetap digarap dalam studio. Nuansa yang sedikit berbeda muncul dalam album “Journey” di tahun 2004. Sentuhan gaya Eric Clapton cukup terasa dalam album ini. Dalam bulan Agustus 2006 ini, mereka juga telah mengeluarkan album terbaru mereka dengan judul “X”.  Menandakan album kesepuluh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar karya-karya mereka lebih mewakili dari gaya yang kental unsur musik pop atau r&amp;b yang dikemas dengan beberapa sentuhan harmoni musik jazz yang ringan dan komunikatif. Keberhasilan mereka secara komersil juga terbukti dengan lima album pertama mereka pernah menempati posisi puncak dari Top Contemporary Album dari Billboard Charts. Selain itu, beberapa albumnya juga sempat masuk dalam daftar nominator Grammy Awards. (*/Ceto Mundiarso/WartaJazz.com)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8656860346848785358?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8656860346848785358/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/fourplay.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8656860346848785358'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8656860346848785358'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/fourplay.html' title='FOURPLAY'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZ08WWfVUI/AAAAAAAAAGA/1W1D8e3_lrM/s72-c/fourplay-heartfelt.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-1933541057052645482</id><published>2009-07-09T15:45:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:48:27.085-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>Beethoven</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZznEfz4oI/AAAAAAAAAFQ/Zd03MsvnWjc/s1600-h/Beethoven_Hornemann.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 281px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZznEfz4oI/AAAAAAAAAFQ/Zd03MsvnWjc/s320/Beethoven_Hornemann.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356595921863041666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ludwig van Beethoven (1770-1827) yang naik awal modern pianism. Dengan raksasa rohani dan martabat dari musisi di pengadilan masyarakat aristokrasi di Eropa, menjadikan pianoforte menjadi berarti dalam mengekspresikan manusia deepest emosi. &lt;br /&gt;Beethoven muda yang memiliki berat hidup, yang kemudian ia kemudian membentuk karakter dan kepribadian. Ayahnya yang ketagihan alkohol ditemukan anaknya dari bakat sejak usia dini dan mendorong kepada pendidikan musik sampai kematiannya. Beethoven belajar dengan beberapa guru, dan membuat kemajuan pesat ketika ia menjadi murid dari Christian Gottlob Neefe. Neefe diperkenalkan ke dia tidak hanya besar musik klasik, tetapi juga satu sastra - Goethe, Shakespeare, Schiller, dan purbakala Yunani dan Roma. Beethoven juga memiliki kesempatan untuk belajar dengan Mozart, Haydn, Albrechtsberger, Schenk, dan Salieri. Sayangnya, Haydn dan Beethoven tidak terlalu lama juga karena periode kesenjangan Beethoven semangat muda revolusioner. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beethoven tidak mempunyai piano instruksi resmi sampai ia kembali ke Wina pada 1792. Ia mengakui bahwa dirinya telah bermain piano berat, berhutang, bukan kepada ketiadaan rasa, namun kepada practicing besar pada organ. Sekitar 1798, yang Allgemeine muskalische Zeitung di tahun pertama publikasi tentang remarked Beethoven's cemerlang, bebas improvisasi dan indah jalan di mana dia "mampu melakukan awangan pada setiap tema yang jelita dan pada saat yang sama yang erat merajut pengembangan gagasan, tidak hanya variasi dari angka yang begitu banyak virtuosi melakukannya dengan baik - dan sebagainya emptily. "Selama tahun ini, ia bermain tidak mencapai perbaikan yang lebih besar, tetapi ia bermain selalu tetap bebas ekspresif, sangat dinamis dan emosional. &lt;br /&gt;Nanti dalam hidup, Beethoven bertemu Franz Schubert dan Carl Maria von Weber, siapa dia menunjukkan penghargaan asli. Kedua komposer pianistic memiliki kemampuan yang membantu mereka untuk membuat masterpieces untuk piano. Beethoven penghargaan dari Schubert bernyanyi nada Weber dan cemerlang, namun hangat komposer romantis. Ia membuka dimensi baru bagi Beethoven. &lt;br /&gt;Czerny recalled Beethoven's mengajar pada saat mereka pertama bertemu: &lt;br /&gt;Selama pelajaran pertama, Beethoven membuat saya bekerja hanya pada skala di semua kunci dan menunjukkan saya banyak teknis dasar, seperti yang kamu tidak dikenal paling pianis, misalnya hanya tepat posisi tangan dan jari, dan terutama menggunakan jempol ; lama kemudian, saya menyadari sepenuhnya pada manfaat pada peraturan. Dia kemudian pergi melalui berbagai studi di keyboard Bach dari buku dan terutama pada berkeras legato teknik, yang merupakan salah satu fitur yang tak terlupakan bermain; pada waktu itu semua pianis yang dianggap jenis legato yg tak dpt dicapai, sejak hammered, teknik staccato mengelopak Mozart's tie masih mode. Saya juga kemudian membuat beberapa orang saja yang telah belajar dengan Mozart, dan menemukan bahwa Beethoven dari pengamatan telah dikonfirmasi oleh mereka dengan cara yang diputar. (Czerny, "kenang-kenangan dari hidup saya") &lt;br /&gt;Beethoven telah bekerja untuk kepenuhan nada dan prihatin bahwa kekuasaan militer harus kembali pada jari. Beethoven juga memberi petunjuk untuk eksekusi dari urutan figurated keenambelas catatan: "Untuk mendapatkan strictest legato, jari tidak boleh diangkat di bagian pertama catatan masing-masing grup sampai keempat catatan ini adalah untuk disambar." Dia juga menekankan berbagai berirama aksen pola. Dia merawat tentang merdu aksen, retardations, terutama dari yg dikecilkan kedua di bagian cantabile lebih dari pianist lainnya. Ia mengadopsi metode budi singer untuk cantilena bagian, tidak melakukan terlalu banyak atau terlalu sedikit. &lt;br /&gt;Dengan gelar dinamis diputar, ia telah sering kecewa dengan instrumen Viennese sampai enam oktaf Broadwood grand pianoforte, yang Broadwood firma dikocok kepadanya sebagai hadiah pada 1817. Instrumen yang datang dengan alat pengatur api kompor split pedal, berat berkomunikasi dengan Bahasa Inggris tindakan. Beethoven cinta yang indah dari nada Broadwoods selain Viennese pianos. Sebagai periode pertama romantis pianist, ia telah turun pianism dinamis melalui Czerny ke Liszt yang membantu pasokan yang dorongan untuk penciptaan yang lebih besar dan lebih baik instrumen pada abad kesembilanbelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-1933541057052645482?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/1933541057052645482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/beethoven.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1933541057052645482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1933541057052645482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/beethoven.html' title='Beethoven'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZznEfz4oI/AAAAAAAAAFQ/Zd03MsvnWjc/s72-c/Beethoven_Hornemann.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-4988023422755129165</id><published>2009-07-09T15:29:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T15:30:48.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>Michael Buble</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZvkveFbgI/AAAAAAAAAFI/T3ekJpC9LrM/s1600-h/mbuble.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 168px; height: 230px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZvkveFbgI/AAAAAAAAAFI/T3ekJpC9LrM/s320/mbuble.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356591483812408834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Michael Buble's Early Life&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At a very young age, Michael Buble’s grandfather began exposing him to a great deal of swing era music such as Frank Sinatra, Rosemary Clooney, and Ella Fitzgerald among others. It didn’t take Buble long to realize that he wanted to be a singer, and this was the type of music he wanted to perform.&lt;br /&gt;Gaining Experience and Exposure&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After learning dozens of swing era hits and pop standards, Buble began performing with several local bands as a teenager. With his grandfather’s assistance, Buble continued to land live gigs and eventually won the Canadian Youth Talent Search at the age of 17. After releasing a couple of independent albums and traveling with a number of musical reviews, Grammy-award winning producer David Foster heard Michael Buble at a wedding performance, and helped sign him to Reprise Records.&lt;br /&gt;Michael Buble Trivia Fact&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Buble’s grandfather was a plumber and would offer local performers free plumbing in exchange for allowing Michael to sing on stage with them.&lt;br /&gt;Mainstream Breakthrough&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In 2001, David Foster and Michael Buble began work on the singer’s major label debut. Containing unique reworkings of classic tunes from the 30’s and 40’s, as well updates of Van Morrison and Lou Rawls hits, Michael Buble’s self-titled debut was released in early 2003. With help from a great deal of label promotion and a successful world tour, the album became a hit in Canada and Australia as well as eventually going platinum in the U.S.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;After becoming a household name to many, Michael Buble followed his early success with the album It’s Time. Released in early 2005, the album hit number one in Japan, Australia, Italy, and Canada, and it has sold over 2 million copies in the U.S. The disc contains more classic covers, as well as some original work including the hit single “Home.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buble toured throughout 2005 and 2006, and took home four trophies at the 2006 Juno Awards, the Canadian equivalent to the Grammys. His third studio album, Call Me Irresponsible, was released in May 2007 and topped album charts around the world including the US and the UK. His single "Everything" topped the adult contemporary chart and nearly broke into the mainstream pop top 40.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michael Buble's third live album, Michael Buble Meets Madison Square Garden, was released in June 2009. It topped the jazz chart and reached #14 on the pop chart in the US. While the concert included pop standards, Buble also performed more contemporary pop and R&amp;B material such as Billy Paul's "Me and Mrs. Jones," Queen's "Crazy Little Thing Called Love," and Leon Russell's "A Song For You."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-4988023422755129165?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://top40.about.com' title='Michael Buble'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/4988023422755129165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/michael-buble.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4988023422755129165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4988023422755129165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/michael-buble.html' title='Michael Buble'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZvkveFbgI/AAAAAAAAAFI/T3ekJpC9LrM/s72-c/mbuble.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-4418235940650864212</id><published>2009-07-09T15:22:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:29:06.576-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi Musik'/><title type='text'>Maksimalkan Kinerja Otak dengan Musik</title><content type='html'>Mendengarkan musik bisa meningkatkan konsentrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah sejak awal milenium ini, beberapa penelitian semakin membuktikan mengenai adanya hubungan erat antara musik dengan otak manusia. Pada tahun 1960, sebuah institut musik didirikan di Hungaria. Hasilnya, para murid di sana mendapat hasil yang luar biasa dalam pelajaran akademiknya. Kemudian, Belanda menyusul pada tahun 1968 dengan menyusun kurikulum musik bagi para siswa. Tak ketinggalan, Jepang mengikuti. Sebuah laporan ilmiah mengatakan bahwa sekolah-sekolah di Amerika yang memiliki siswa-siswa paling berprestasi adalah sekolah yang menyisihkan 20%-30% anggarannya di bidang seni, khususnya seni musik. Promosi seputar manfaat musik bagi kecerdasan sangat gencar beredar. Bahkan, kita pun kini bisa menstimulasi kecerdasan anak sejak masih di dalam kandungan.&lt;br /&gt;Tetapi, sebenarnya kelebihan musik tidaklah berhenti sampai di situ. Masih ada beragam manfaat lainnya yang layak kita maksimalkan. Gunakan musik dalam keseharian kita untuk:&lt;br /&gt;Meningkatkan konsentrasi. Sedang dilanda penasaran saat membaca novel kesayangan, namun pikiran kerap melayang kemana-mana. Mencoba berkonsentrasi, tetapi tetap tidak bisa juga. Solusi dari Stanford University School of Medicine untuk masalah klasik ini: Bacalah sambil mendengarkan musik! &lt;br /&gt;Studi yang dilakukan oleh universitas tersebut menemukan bahwa suara musik dapat menyentuh bagian otak yang mengatur konsentrasi dan membuatnya bekerja lebih giat. Ini terlihat jelas pada gambaran yang diperoleh dari FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging). Terbukti, jika musik yang dimainkan adalah musik klasik jaman Barok, maka otak akan bekerja dengan maksimal. Berbagai informasi yang berada di dalam otak akan diatur dengan lebih rapi dan teratur.&lt;br /&gt;Mengusir emosi negatif. Hati sedang jengkel, marah, atau stres karena mengalami banyak masalah? Putar saja CD kesukaan. Musik dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang diproduksi oleh bagian hipotalamus di otak, demikian menurut Don Campbell, seorang peneliti internasional sekaligus pengajar dan penulis buku Heal Your Self with Music. Berfungsi sebagai painkiller alami, endorfin dapat membangkitkan rasa senang dan mengusir semua perasaan negatif yang kerap kita alami dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;Membuat awet muda. Satu lagi manfaat endorfin: Hormon yang satu ini juga dapat meningkatkan mood untuk bercinta. Sebuah penelitian dilakukan selama 10 tahun dan melibatkan 3500 orang, yang dikepalai oleh Dr. David Weeks, seorang ahli bidang neuro-psikologi di Edinburgh Hospital. Hasilnya menyebutkan bahwa wanita dan pria yang berhubungan seks sebanyak 4-5 kali dalam seminggu, terlihat 10 tahun lebih muda dibanding mereka yang melakukannya dua kali dalam seminggu.&lt;br /&gt;"Seks yang berkualitas membuat kita bahagia. Dan kebahagiaan dapat membuat kita awet muda," demikian menurut David Weeks.&lt;br /&gt;Menyembuhkan insomnia. Sulit tidur akhir-akhir ini? Jangan-jangan ada masalah dengan kadar hormon melatonin yang diproduksi oleh bagian pinealocita di otak. Melatonin adalah hormon yang dapat membuat kita mengantuk. Kekurangan melatonin bisa menyebabkan insomnia. Tetapi jangan khawatir. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Leonid Kayumov, asisten profesor di Departemen Psikiatri, University of Toronto, ritme dan irama dari musik dapat memicu produksi hormon melotonin sehingga kondisi kita menjadi lebih rileks dan otak jadi lebih tenang.&lt;br /&gt;Meningkatkan semangat olahraga. Musik bisa menciptakan suasana yang membangkitkan semangat dan kebersamaan. Termasuk semangat dan kebersamaan dalam berolahraga. Itulah hasil penelitian terbaru dari Hampden-Sydney College di Virginia, Amerika Serikat. Sesi olahraga menjadi lebih menyenangkan dengan bantuan musik. Akhirnya, kita pun jadi lebih semangat menjalaninya. Menurut Costas Karageorghis, PhD, seorang ahli di bidang psikologi olahraga di Brunel University, London, musik dapat menciptakan suasana ceria. Seperti bebauan, irama musik dapat masuk hingga ke relung otak yang terdalam, yang bahasa verbal paling indah di dunia pun tak mampu melakukannya.&lt;br /&gt;Costas juga berpesan, musik dengan irama menghentak adalah jenis musik terbaik jika pilihan olahraga Anda adalah kardio, Thai boxing, bersepeda gunung, atau jenis olahraga berirama keras lainnya.&lt;br /&gt;Mengasah pendengaran. Sebuah studi terbaru meneliti dua kelompok relawan yang duduk dalam ruang gelap. Mereka diminta mendengarkan suara "bip" yang datang dari segala arah secara acak, sekaligus memperhatikan kilatan-kilatan cahaya yang juga datang secara acak. Hasilnya, mereka yang bisa menebak hampir semua arah suara dan cahaya dengan tepat adalah mereka yang berprofesi sebagai konduktor selama lebih dari 10 tahun. Telinga dan otak mereka telah terlatih mendengarkan musik sambil memperhatikan lingkungan sekitarnya. Terbukti bahwa mereka juga adalah pendengar yang baik ketika menyimak suatu cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip dari http://perempuan.kompas.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-4418235940650864212?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/4418235940650864212/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/maksimalkan-kinerja-otak-dengan-musik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4418235940650864212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4418235940650864212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/maksimalkan-kinerja-otak-dengan-musik.html' title='Maksimalkan Kinerja Otak dengan Musik'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-6807281170996336664</id><published>2009-07-09T15:21:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:22:16.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi Musik'/><title type='text'>NATURA SOUND THERAPY</title><content type='html'>Relax to sounds and visuals with this sound therapy software&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natura Sound Therapy is the ideal tool to improve your quality of life. You can quickly achieve states of relaxation or concentration with Natura. Featuring 34 nature and music sounds and an abundance of special visuals, Natura can help you concentrate for work or study, unwind and relax, or even fall asleep more quickly. Natura offers you instant access to customized mood enhancement with combinations of sounds, colors, visuals, and brainwave frequencies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natura includes relaxing nature sounds such as Ocean Waves, Babbling Brook, and Singing Birds. Calming music sounds include Native American Flute and Piano. Natura offers an amazing number of color options and many wonderful background images from which to choose. You can further personalize your Natura experience with peaceful visualizations such as rolling waves or a woodland waterfall. You will be able to expand Natura's audio and visual options with plug-ins as they become available. The Countdown Timer makes it easy to keep track of time spent on a project, regulate a meditation session, or use Natura as a sleep aid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natura offers 38 preset combinations of its unique sounds and visuals. Natura's presets include brainwave frequencies which can help you focus, solve problems, relax, meditate, and even heal your body. The sounds, colors, images, and frequencies have carefully been selected to help you get the most out of Natura. You can also create and save over 100 of your own special mixes of Natura's features. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Brainwave Synchronizer is a fantastic feature in Natura that gives you access to more mental and emotional enhancement options. Selected frequencies, coming in through your headphones, can coax your brain into beneficial patterns. Natura's Brainwave Synchronizer can help you accomplish your work and play goals more effectively and efficiently.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Natura attunes your mind to the relaxing sounds of nature (thunderstorm, ocean waves, forest evening, babbling brook and two ambient space music sounds) and features a brainsync function which helps you achieve the four Brainwave states.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Specially designed to be used with headphones, Natura can also function as a background application while working on the computer. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Each sound has its own volume control and sounds can be mixed with each other to form unique combinations. These nature sounds have been digitally recorded in stereo sound. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NATURA also offers brainwave frequency patterns that can be added to the nature sounds or played on their own, enhancing mental focus and producing states of meditation and relaxation. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NATURA includes visualizations as well which can be turned on and off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Here are some key features of "NATURA Sound Therapy":&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Relax with 34 nature and music sounds including: Ocean Waves, Babbling Brook, Rain/thunder storm, Singing Birds, Insects, Chirping Frogs, Wind Chimes, Ambient Space 1 &amp; 2, Native American Flute, Piano, Ambient Dub, and Hand Drumming. &lt;br /&gt;• Coax your brain into a different state with 64 Brainwave Synchronizer tones. &lt;br /&gt;• Instantly access customized mood enhancement with 38 easy quick start Factory Presets. &lt;br /&gt;• Choose a peaceful scene out of 14 Visualizations. &lt;br /&gt;• Select your favorite color with the Custom Color Picker. &lt;br /&gt;• Make up to 121 of your own favorite combinations with the User Presets. &lt;br /&gt;• Control the length of your sessions with the Countdown Timer. &lt;br /&gt;• Personalize your view with 20 Background Images. &lt;br /&gt;• Add extra audio and visual features, or Plug-ins, as they become available though our shop. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Requirements:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• 600 MHz processor&lt;br /&gt;• 256 MB RAM&lt;br /&gt;• 15 MB hard-disk space for program installation&lt;br /&gt;• Windows-compatible sound card&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-6807281170996336664?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/6807281170996336664/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/natura-sound-therapy.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/6807281170996336664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/6807281170996336664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/natura-sound-therapy.html' title='NATURA SOUND THERAPY'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8456809454277248351</id><published>2009-07-09T15:18:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:20:20.303-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>INCOGNITO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtBJPzEEI/AAAAAAAAAE8/5ZZKLD6mRqo/s1600-h/10196726.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 218px; height: 220px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtBJPzEEI/AAAAAAAAAE8/5ZZKLD6mRqo/s320/10196726.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356588673233260610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtA1UavMI/AAAAAAAAAE0/F4m47Zx8zTA/s1600-h/51HOxDtVDzL._SL500_AA240_.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtA1UavMI/AAAAAAAAAE0/F4m47Zx8zTA/s320/51HOxDtVDzL._SL500_AA240_.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356588667883928770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtAhNteSI/AAAAAAAAAEs/_mPExRTOxSI/s1600-h/user_images_file_name_6540.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 301px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtAhNteSI/AAAAAAAAAEs/_mPExRTOxSI/s320/user_images_file_name_6540.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356588662487087394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;INCOGNITO FOREVER AND EVER!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8456809454277248351?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8456809454277248351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/incognito.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8456809454277248351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8456809454277248351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/incognito.html' title='INCOGNITO'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZtBJPzEEI/AAAAAAAAAE8/5ZZKLD6mRqo/s72-c/10196726.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-1178924265920284896</id><published>2009-07-09T15:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:14:13.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>BUBI CHEN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZrrBWAG4I/AAAAAAAAAEk/1S3ae8WMb1A/s1600-h/Bubi+Chen_602.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 249px; height: 290px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZrrBWAG4I/AAAAAAAAAEk/1S3ae8WMb1A/s320/Bubi+Chen_602.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356587193643047810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bubi Chen lahir di Surabaya, 9 Februari 1938. Saat berusia 5 tahun oleh ayahnya Tan Khing Hoo, Bubi diserahkan kepada Di Lucia - seorang pianis berkebangsaan Italia - untuk belajar piano. Meski belum bisa membaca bahkan memahami not balok, Di Lucia bisa mengajarinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikannya mempelajari jazz lantaran sering melihat latihan dan pertunjukan kakak-kakaknya, Jopie dan Teddy Chen. Meskipun ia sempat belajar piano klasik dengan Josef Bodmer, guru piano berkebangsaan Swiss dan menekuni musik-musik karya Mozart, Bethoven dan Chopin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat belajar bersama Bodmer ini, suatu ketika Bubi tertangkap basah oleh sang guru sedang memainkan sebuah aransemen jazz. Bodmer tidak marah, justru malah berpesan, "Saya tahu jazz adalah duniamu yang sebenarnya. Oleh karena itu, perdalamlah musik itu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubi belajar jazz secara otodidak. I a mengikuti kursus tertulis pada Wesco School of Music, New York antara tahun 1955-1957. Salah seorang gurunya adalah Teddy Wilson, murid dari tokoh swing legendaris Benny Goodman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kota Buaya, Surabaya Bubi Chen membentuk sebuah grup bernama The Circle bersama Maryono(saksofon), F.X. Boy (bongo), Zainal (bass), Tri Wijayanto (gitar) dan Koes Syamsudin (drums).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama Jack Lesmana (alm), Maryono(alm), Kiboud Maulana, Benny Musthapa dan kakaknya Jopie Chen, ia juga tergabung dalam Indonesian All Stars. Kelompok Indonesian All Stars ini malah sempat berangkat dan tampil di Berlin Jazz Festival pada tahun 1967. Setelah itu mereka rekaman dan menelorkan album yang kini menjadi barang langka, "Djanger Bali". Album ini digarap bersama seorang klarinetis ternama asal Amerika Serikat, Tony Scott.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubi Chen pernah membuat rekaman jazz bersama Nick Mamahit dan diproduseri Suyoso Karyoso atau yang akrab dipanggil mas Yos. Tahun 1959, bersama Jack Lesmana, ia membuat rekaman di Lokananta. Rekamannya yang bertitel Bubi Chen with Strings perndah disiarkan oleh Voice of Amerika dan dikupas oleh Willis Conover, seorang kritikus jazz ternama dari AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubi juga pernah membentuk Chen Trio bersama saudaranya Jopie dan Teddy Chen ditahun 1950-an. Ditahun yang sama ia juga bergabung dengan Jack Lesmana Quartet yang kemudian berganti menjadi Jack Lesmana Quintet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menetap di Surabaya, Bubi Chen menularkan ilmu yang dimilikinya. Beberapa diantaranya cukup dikenal antara lain Abadi Soesman, Hendra Wijaya, Vera Soeng dan Widya Christanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubi Chen telah merilis banyak album. Beberapa diantaranya Bubi Chen And His Fabulous 5, Mengapa Kau Menagis, Mr.Jazz, Pop Jazz, Bubi Chen Plays Soft and Easy, Kedamaian(1989), Bubby Chen and his friends (1990), Bubi Chen - Virtuoso(1995), Jazz The Two Of Us (1996), All I Am (1997) dan banyak lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa catatan kritikus yang pernah dibuat antara lain sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi karya Bubi Chen seorang Harry Roesli pernah menulis "…Bayangkan, sebuah otonomi estetik kecapi-suling disusupi secara indah oleh Bubi Chen dengan bentuk improvisasi dan subtitusi jazz. Bayangkan sebuah harmoni sakral dan hampir minimalis, dibayangi oleh idiom-idiom jazz dari permainan Bubi Chen dengan akur-akur seluas-luasnya, bahkan dengan teknik super-impossion yang demikian modern. Secara teknik saja, hal itu sudah menarik. Tetapi ini lebih dari itu, Bubi Chen total, lentur, "kawin" dengan pakem-pakem kecapi-suling, tanpa menghilangkan karakter dia yang kuat, juga kentalnya sentuhan dan rasa seorang Bubi Chen. Makanya, hal ini bisa disebut "Hebat" … (Harry Roesli, 4 September 1989).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubi Chen adalah seorang pianis yang seluruh jiwanya dicurahkan kepada musiknya. Apapun yang keluar dari tangannya pada piano, selalu mencerminkan musikalitasnya yang berakar pada jazz. Diberikan kepadanya sekumpulan lagu2 Indonesia yang indah dan seksi rhythm dengan kaliber Benny Mustafa pad drum dan Perry Pattiselano pada bass, tentu kita akan bertanya, apakah jadinya? Tanpa banyak analisa, putarlah kaset ini, dan adna akan mendenarkan interprestasi lagu2 indonesia dalam nada2 dan improvisasi yang liris dan menyegarkan. Kadang2 lembut, kadang2 penuh vitalitas yang lincah, tetapi selalu disertai penuh musikalitas. Duet piano dan bass pad lagu Api Asmara adalah salah satu "performance" yang pasti anda belum pernah mendengarnya dan hanya dapat disuguhkan oleh pianis Bubi. Semuanya ini akan anda hayati dalam album Selembut Kain Sutera. (Sudibyo PR)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan pianis yang kini menjadi salah satu maestro negeri ini, masih dapat dinikmati dibeberapa panggung jazz sebut saja Smooth Jazz di UGM, Jazz Goes to Campus Universitas Indonesia dan beberapa pentas jazz di Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota-kota lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karyanya juga kerap menghiasi stasiun radio dalam dan luar negeri. Misalnya, radio KFAI 90.3 FM di Minneapolis, KUSP 88.9 FM di Santa Cruz, California Amerika Serikat yang menyiarkan nomor dari Bubi Chen dalam acara Global Beat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini ia juga akan ambil bagian dalam Bali International Jazz Festival 2004 yang akan berlangsung pada tanggal 13 dan 14 Februari 2004. Sebagai salah satu aset bangsa Indonesia, kita patut selalu berdoa bagi kesehatannya dan semoga masih tetap memberikan kontribusinya bagi perkembangan musik khususnya jazz di Indonesia. (*/Berbagai sumber/WJ)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-1178924265920284896?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/1178924265920284896/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/bubi-chen.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1178924265920284896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1178924265920284896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/bubi-chen.html' title='BUBI CHEN'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZrrBWAG4I/AAAAAAAAAEk/1S3ae8WMb1A/s72-c/Bubi+Chen_602.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-4749883265210621189</id><published>2009-07-09T15:06:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:10:39.041-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='figures'/><title type='text'>Chrisye... Sang Penyanyi POP Legendaris</title><content type='html'>Penyanyi pop melankolin legendaris ini meninggal dunia Jumat 30 Maret 2007    pukul 04.08 di rumahnya Jalan Asem Dua No 80, Cipete, Jakarta. Chrisye    bernama lengkap Chrismansyah Rahadi kelahiran Jakarta, 16 September1949,    itu sudah lama menderita sakit kanker paru-paru. Jenazahnya dimakamkan    di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Berpulangnya Chrisye tak hanya meninggalkan duka bagi istrinya, Gusti F.    Damayanti Noor, dan keempat anaknya Rizkia Nurannisa (Nissa), Risti    Nurraisa (Risty), si kembar Rainda Prashatya (Pasha) dan Randa Pramasya    (Masha), tapi juga sahabat dan teman sesama musisi, di antaranya Erros    Djarot yang berteman dengan Chrisye sejak 1970-an dan Guruh    Soekarnoputra.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Karir Bermusik&lt;br /&gt;  Chrisye yang memang hobi bermain musik, merintis karir di dunia musik    dengan bergabung dalam band Sabda Nada 1968. Band yang berdiri 1966    dengan formasi awal Ponco Sutowo, Gaury Nasution, Joe-Am, Eddy, Edit,    Roland, dan Keenan Nasution. Kemudian 1969, band itu bermetamorfosis    menjadi Gipsy Band dengan perubahan personel.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Gipsy diawaki Gauri Nasution (gitar), Onan (keyboard), Tammy (terompet/sax),    Keenan Nasution (drum), Chrisye (bas), dan Atut Harahap (vokalis). Gipsy    menjadi band dari Jakarta yang cukup disegani dan memiliki peralatan    paling mewah pada zamannya. Mereka pernah menggelar Gipsy Concert di    Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 1970.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Pada 1971, formasi personel band berubah, dengan masuknya Adji Bandi,    Lulu, dan Rully Djohan. Pada tahun itu, Gipsy berangkat ke New York dan    menjadi homeband di Ramayana Restaurant selama kurang lebih satu tahun    (1971-1972).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Ketika masih di New York, Chrisye bergabung dengan band The Pro’s    bersama Broery Marantika, Dimas Wahab, Pomo, Ronnie Makasutji, dan Abadi    Soesman. The Pro’s juga merupakan salah satu homeband yang mengisi acara    di Ramayana Restaurant.&lt;/p"&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Tak beraapa lama ke Indonesia. Chrisye bersama Gipsy berkolaborasi    dengan Guruh Soekarno Putra melahirkan sebuah album rekaman rock yang    sangat luar biasa: Guruh Gipsy. Album itu memadukan unsur-unsur    tradisional gamelan Bali dan instrumen konvensional.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Setelah itu, Chrisye bersolo karir dan menghasilkan album-album rekaman    dengan materi lagu-lagu yang ditulisnya sendiri maupun oleh teman-teman    dekatnya. Pada 1977, Chrisye berhasil memoulerkan tembang Lilin-Lilin    Kecil karya James F. Sundah dan memenangkan Lomba Karya Cipta Lagu    Remaja Prambors (LCLR).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Berjalan dengan warna pop slow melankolin, karir Chrisye sebagai    penyanyi semakin berkibar di belantika musik Indonesia. Album Badai    Pasti Berlalu, Sabda Alam, dan hampir semua album yang dikeluarkannya    berhasil di pasaran.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Pada 1986, Chrisye mencoba warna musik yang agak berbeda. Hasilnya    adalah album Aku Cinta Dia dan Hip Hip Hura. Album tersebut terjual    laris dan menjadi hit di banyak tangga terpopuler di Indonesia, meski    sebenarnya Chrisye merasa tidak cocok untuk membawakan lagu dengan beat    (tempo) cepat.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Selain berhasil sebagai penyanyi, Chrisye pernah mencoba untuk tampil di    layar lebar, yakni dalam film Seindah Rembulan bersama Iis Sugianto.    Juga, tampil sebagai bintang tamu dalam film Gita Cinta dari SMA. Walau    pernah tampil di layar perak, Chrisye mengaku tidak pandai berakting dan    bergaya. Karena itu, tidak jarang dalam penampilannya di televisi atau    panggung, Chrisye tak terlalu banyak bergerak.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Pada 2002, Chrisye merilis album yang diberi titel Dekade. Pada 12 Juli    2003, Chrisye mengadakan konser bersama arranger Erwin Gutawa (yang juga    bertindak sebagai produser) dengan tajuk yang sama dengan albumnya di    JICC. Chrisye benar-benar menggoyang Jakarta. Sebab, dia tak cuma    berjoget di atas pentas, namun juga karena hadirnya beberapa penyanyi    dan musisi yang mengiringinya menyanyi. Seperti, Fariz R.M., A. Rafiq,    Sophia Latjuba, dan Ari Lasso.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Pada Oktober 2004, Chrisye melepas album Senyawa, sebuah album    kolaborasi unik. Lewat album itu, Chrisye mencoba menjadi vokalis dari    berbagai grup musik papan atas di tanah air.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Sebuah kabar yang menyedihkan terdengar pada Agustus 2005. Chrisye harus    beristirahat total dari semua kegiatan menyanyi, baik di studio maupun    panggung. Chrisye didiagnosis mengidap penyakit kanker paru-paru.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Setelah menjalani kemoterapi enam kali di Singapura, kesehatannya    mengalami banyak kemajuan. Hampir satu tahun absen dari gemerlapnya    panggung dan televisi, pada Minggu, 28 Mei 2006, di stasiun TV Indosiar,    Chrisye memulai debut menyanyinya kembali di depan umum. Kali ini    Chrisye tampil sebagai bintang tamu dalam acara 1 Jam Bersama UNGU.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  Karena kondisi kesehatan, Chrisye pun kembali jarang tampil. Namun,    sel-sel kanker yang terus menggerogoti tubuhnya tak pernah mampu    menggerus semangat bermusiknya. Pada 16 September tahun lalu, tepat saat    ulang tahunnya yang ke-57, Chrisye merilis sebuah album kompilasi pop    religi Damai Bersama-Mu bersama Erwin Gutawa. Chrisye membawakan dua    lagu, Shalawat Badar dan Thala’al Badru Alaina.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  "Sudah lama saya ingin hadir lagi di belantika musik. Sejak sakit, saya    belum menghasilkan apa-apa. Sedih kalau tidak bisa berkarya. Tapi,    Alhamdulillah saya bisa melanjutkan album yang sebelumnya terhenti,"    kata Chrisye saat itu.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;  &lt;b&gt;Dimakamkan di TPU Jeruk Purut&lt;br /&gt;  &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;  Jenazah penyanyi pop legendaris ini, dimakamkan di Blok AA1 Tempat    Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat 30    Maretr 2007 siang, dalam suasana keharuan yang amat mendalam dan gerimis    berkepanjangan selama prosesi pemakaman. &lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;br /&gt;  Banyak pelayat, di antaranya penyanyi legendaris Titiek Puspa tak    henti-hentinya meneteskan air mata selama mengikuti upacara pemakaman.    Artis lain yang juga ikut di pemakaman antara lain: Shania, Ahmad Albar,    dan Ikang Fawzi. Mereka terlihat merasakan duka cita yang amat mendalam    atas kepergian Chrisye.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;br /&gt;  Jenazah artis bernama asli Chrismansyah Rahadi dan suami dari Damayanti    Noor dan ayah empat anak tersebut dibawa dari rumah duka di Jalan Asem    II Nomor 80, Cipete, Jakarta Selatan, ke TPU Jeruk Purut dengan    kendaraan ambulans Yayasan Bung Kamboja diiringi ratusan pelayat yang    mengantar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;&lt;br /&gt;  "Chrisye adalah keajaiban yang tidak akan pernah kembali," kata musisi    Erwin Gutawa, salah satu kerabat almarhum yang memberikan sambutan pada    upacara pemakaman itu. Erwin mengaku sangat bangga bisa mengenal Chrisye,    sekaligus sedikit menyesalkan satu permintaan Chrisye kepada dia yang    belum dapat terpenuhi, yakni mengerjakan album "Salawat Nabi". ►  &lt;br /&gt;Sumber: Graha Maya Chrisye dan &lt;br /&gt;dikutip dari http://www.tokohindonesia.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-4749883265210621189?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/4749883265210621189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/chrisye-sang-penyanyi-pop-legendaris.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4749883265210621189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4749883265210621189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/chrisye-sang-penyanyi-pop-legendaris.html' title='Chrisye... Sang Penyanyi POP Legendaris'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8923788660603801302</id><published>2009-07-09T15:04:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T15:04:49.461-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>THE REMEDY by JASON MRAZ</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Well I saw fireworks from the freeway&lt;br /&gt;And behind closed eyes I cannot make them go away&lt;br /&gt;Cuz you were born on the 4th of July (freedom ring)&lt;br /&gt;Well something on the surface it stings&lt;br /&gt;I said something on the surface&lt;br /&gt;Well it kinda makes me nervous&lt;br /&gt;To say that you deserve this&lt;br /&gt;And what kind of God would serve this&lt;br /&gt;We would cure this dirty old disease&lt;br /&gt;Well, if you gots the poison&lt;br /&gt;I gots the remedy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)&lt;br /&gt;The remedy is the experience&lt;br /&gt;This is the dangerous liason (I says)&lt;br /&gt;The comedy is that it's serious&lt;br /&gt;This is a strange enough new play on words&lt;br /&gt;I say the tragedy is how you're gonna spend&lt;br /&gt;the rest of your nights with the light on&lt;br /&gt;So shine the light on all of your friends&lt;br /&gt;Well it all amounts to nothing in the end&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(2)&lt;br /&gt;And I won't worry my life away&lt;br /&gt;Hey hey hey, oh oh&lt;br /&gt;I won't worry my life away&lt;br /&gt;Hey hey hey, oh oh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Well I heard 2 men talking on the radio&lt;br /&gt;In a cross-fire kind of new reality show&lt;br /&gt;Uncovering the ways to plan the next big attack&lt;br /&gt;Well they were counting down the days to stab a brother in the Be right back after this&lt;br /&gt;The unavoidable kiss&lt;br /&gt;With the minty fresh death breath is sure to outlast this catastrophe&lt;br /&gt;Dance with me&lt;br /&gt;Well if you gots the poison, I gots the remedy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1)&lt;br /&gt;(2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I fall in love, I take my time&lt;br /&gt;There's no need to hurry when I'm making up my mind&lt;br /&gt;You can turn off the sun, but I'm still gonna shine&lt;br /&gt;And I'll tell you why&lt;br /&gt;Because&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8923788660603801302?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8923788660603801302/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/remedy-by-jason-mraz.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8923788660603801302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8923788660603801302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/remedy-by-jason-mraz.html' title='THE REMEDY by JASON MRAZ'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-5081040701582853563</id><published>2009-07-09T15:03:00.002-07:00</published><updated>2009-07-09T15:04:29.212-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>THE BEATLES - Yesterday</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Yesterday, all my troubles seemed so far away&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Now it looks as though they’re here to stay&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oh, I believe, in yesterday&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Suddenly, I’m not half the man I used to be&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;There’s a shadow hanging over me&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oh, yesterday, came suddenly&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Why, she, had to go, I don’t know, she wouldn’t say&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;I said, something wrong&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Now I long for yesterday&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yesterday, love was such an easy game to play&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Now I need a place to hide away&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oh, I believe, in yesterday&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Why, she, had to go, I don’t know, she wouldn’t say&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;I said, something wrong&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Now I long for yesterday&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yesterday, love was such an easy game to play&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Now I need a place to hide away&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Oh, I believe, in yesterday&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;m,m,m,m,m, m,m&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-5081040701582853563?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/5081040701582853563/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/beatles-yesterday.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5081040701582853563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5081040701582853563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/beatles-yesterday.html' title='THE BEATLES - Yesterday'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-1151994870035884577</id><published>2009-07-09T15:03:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T15:03:42.457-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>NO WOMEN NO CRY by BOB MARLEY</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;No, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;’Cause - ’cause - ’cause I remember when a we used to sit&lt;br /&gt;In a government yard in Trenchtown,&lt;br /&gt;Oba - obaserving the ’ypocrites - yeah! -&lt;br /&gt;Mingle with the good people we meet, yeah!&lt;br /&gt;Good friends we have, oh, good friends we have lost&lt;br /&gt;Along the way, yeah!&lt;br /&gt;In this great future, you can’t forget your past;&lt;br /&gt;So dry your tears, I seh. Yeah! &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;No, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry. Eh, yeah!&lt;br /&gt;A little darlin’, don’t shed no tears:&lt;br /&gt;No, woman, no cry. Eh! &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Said - said - said I remember when we used to sit&lt;br /&gt;In the government yard in Trenchtown, yeah!&lt;br /&gt;And then Georgie would make the fire lights,&lt;br /&gt;I seh, logwood burnin’ through the nights, yeah!&lt;br /&gt;Then we would cook cornmeal porridge, say,&lt;br /&gt;Of which I’ll share with you, yeah!&lt;br /&gt;My feet is my only carriage&lt;br /&gt;And so I’ve got to push on through.&lt;br /&gt;Oh, while I’m gone,&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right, yeah!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right-a!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right, yeah!&lt;br /&gt;Everything’s gonna be all right! &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;So no, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry.&lt;br /&gt;I seh, O little - O little darlin’, don’t shed no tears;&lt;br /&gt;No, woman, no cry, eh. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;No, woman - no, woman - no, woman, no cry;&lt;br /&gt;No, woman, no cry.&lt;br /&gt;One more time I got to say:&lt;br /&gt;O little - little darlin’, please don’t shed no tears;&lt;br /&gt;No, woman, no cry.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-1151994870035884577?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/1151994870035884577/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/no-women-no-cry-by-bob-marley.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1151994870035884577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1151994870035884577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/no-women-no-cry-by-bob-marley.html' title='NO WOMEN NO CRY by BOB MARLEY'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-2338092721075567753</id><published>2009-07-09T15:02:00.002-07:00</published><updated>2009-07-09T15:03:09.028-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>DETAILS IN THE FABRIC by Jason Mraz</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Calm down&lt;br /&gt;Deep breaths&lt;br /&gt;And get yourself dressed instead&lt;br /&gt;Of running around&lt;br /&gt;And pulling all your threads saying&lt;br /&gt;Breaking yourself up&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;If it’s a broken part, replace it&lt;br /&gt;But, if it’s a broken heart then brace it&lt;br /&gt;If it’s a broken heart then face it&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;And hold your own&lt;br /&gt;Know your name&lt;br /&gt;And go your own way&lt;br /&gt;Hold your own&lt;br /&gt;Know your own name&lt;br /&gt;And go your own way&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;And everything will be fine&lt;br /&gt;Everything will be fine&lt;br /&gt;Mmmhmm&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hang on&lt;br /&gt;Help is on the way&lt;br /&gt;Stay strong&lt;br /&gt;I’m doing everything&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hold your own&lt;br /&gt;Know your name&lt;br /&gt;And go your own way&lt;br /&gt;Hold your own&lt;br /&gt;Know your name&lt;br /&gt;And go your own way&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;And everything, everything will be fine&lt;br /&gt;Everything&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Are the details in the fabric&lt;br /&gt;Are the things that make you panic&lt;br /&gt;Are your thoughts results of static cling?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Are the things that make you blow&lt;br /&gt;Hell, no reason, go on and scream&lt;br /&gt;If you’re shocked it’s just the fault&lt;br /&gt;Of faulty manufacturing.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Yeah everything will be fine&lt;br /&gt;Everything in no time at all&lt;br /&gt;Everything&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hold your own&lt;br /&gt;And know your name&lt;br /&gt;And go your own way&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Are the details in the fabric (Hold your own, know your name)&lt;br /&gt;Are the things that make you panic&lt;br /&gt;Are your thoughts results of static cling? (Go your own way)&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Are the details in the fabric (Hold your own, know your name)&lt;br /&gt;Are the things that make you panic (Go your own way)&lt;br /&gt;Is it Mother Nature’s sewing machine?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Are the things that make you blow (Hold your own, know your name)&lt;br /&gt;Hell no reason go on and scream&lt;br /&gt;If you’re shocked it’s just the fault (Go your own way)&lt;br /&gt;Of faulty manufacturing&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Everything will be fine&lt;br /&gt;Everything in no time at all&lt;br /&gt;Hearts will hold&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-2338092721075567753?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/2338092721075567753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/details-in-fabric-by-jason-mraz.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/2338092721075567753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/2338092721075567753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/details-in-fabric-by-jason-mraz.html' title='DETAILS IN THE FABRIC by Jason Mraz'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8056930418917432532</id><published>2009-07-09T15:02:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T15:02:22.122-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>Broken Vow by Lara Fabian</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Mmm...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Tell me her name&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I want to know&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The way she looks&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And where you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I need to see her face&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I need to understand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why you and I came to an end&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Tell me again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I want to hear&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who broke my faith in all these years&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Who lays with you at night&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When I'm here all alone&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remembering when I was your own&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why do I keep on asking why&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now that I found&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A way to keep somehow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More than a broken vow&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Tell me the words I never said&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Show me the tears you never shed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Give me the touch&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;That one you promised to be mine&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Or has it vanished for all time&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why do I keep on asking why&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now that I found&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A way to keep somehow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More than a broken vow&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;I close my eyes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And dream of you and I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And then I realize&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There's more to life than only bitterness and lies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I close my eyes&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;I'd give away my soul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To hold you once again&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And never let this promise end&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you fly&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Why do I keep on asking why&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'll let you go&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Now that I found&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A way to keep somehow&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;More than a broken vow, mmm..&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8056930418917432532?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8056930418917432532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/broken-vow-by-lara-fabian.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8056930418917432532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8056930418917432532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/broken-vow-by-lara-fabian.html' title='Broken Vow by Lara Fabian'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-1564204565657574580</id><published>2009-07-09T14:59:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T15:01:49.825-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lyrics'/><title type='text'>Butterfly by Jason Mraz</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;I’m taking a moment just imaginin’ that I’m dancin’ with you&lt;br /&gt;I’m your pole and all you’re wearing is your shoes&lt;br /&gt;You got soul, you know what to do to turn me on until I write a song about you&lt;br /&gt;And you have your own engaging style&lt;br /&gt;And you’ve got the knack to vivify&lt;br /&gt;And you make my slacks a little tight, you may unfasten them if you like&lt;br /&gt;That’s if you crash and spend the night&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;But you don’t fold, you don’t fade&lt;br /&gt;You’ve got everything you need, especially me&lt;br /&gt;Sister you’ve got it all&lt;br /&gt;You make the call to make my day&lt;br /&gt;In your message say my name&lt;br /&gt;Your talk is all the talk, sister you’ve got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Curl your upper lip up and let me look around&lt;br /&gt;Ride your tongue along your bottom lip and bite down&lt;br /&gt;And bend your back and ask those hips if I can touch&lt;br /&gt;Because they’re the perfect jumping off point of getting closer to your&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Butterfly&lt;br /&gt;Well you float on by&lt;br /&gt;Oh kiss me with your eyelashes tonight&lt;br /&gt;Or Eskimo your nose real close to mine&lt;br /&gt;And let’s mood the lights and finally make it right&lt;br /&gt;But you don’t fold, you don’t fade, you’ve got everything you need&lt;br /&gt;Especially me&lt;br /&gt;Sister you’ve got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You make the call to make my day&lt;br /&gt;In you message say my name&lt;br /&gt;Your talk is all the talk sister you’ve got it all&lt;br /&gt;You’ve got it all, you’ve got it all, you’ve got it all [2x]&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You’ve got it all, you’ve got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Doll I need to see you pull your knee socks up&lt;br /&gt;Let me feel you up side, down slide, in slide, out slide, over here&lt;br /&gt;Climb in my mouth now child&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Butterfly, well you landed on my mind&lt;br /&gt;Dammit you landed on my ear and then you crawled inside&lt;br /&gt;Now I see you perfectly behind closed eyes&lt;br /&gt;I wanna fly with you and I don’t wanna lie to you&lt;br /&gt;Cause I, cause I can’t recall a better days&lt;br /&gt;I’m coming to shine on the occasion&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You’re an open minded lady&lt;br /&gt;You’ve got it all&lt;br /&gt;And I never forget a face&lt;br /&gt;If I’m making my own&lt;br /&gt;I have my days&lt;br /&gt;Let’s face the fact here, it’s you that’s got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You know that fortune favors the brave&lt;br /&gt;Well let me get paid while I make you breakfast&lt;br /&gt;The rest is up to you, you make the call&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You make the call to make my day&lt;br /&gt;In your message say my name&lt;br /&gt;Your talk is all the talk, sister you’ve got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Cause I can’t recall a better day&lt;br /&gt;I’m coming to shine on the occasion&lt;br /&gt;You’re a sophisticated lady, oh you’ve got it all&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;You’ve got it all, you’ve got it all, you’ve got it all [3x]&lt;br /&gt;You’ve got it all, you’ve got it all:.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Butterfly, baby, well you’ve got it all&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-1564204565657574580?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/1564204565657574580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/butterfly-by-jason-mraz.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1564204565657574580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/1564204565657574580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/butterfly-by-jason-mraz.html' title='Butterfly by Jason Mraz'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-8364617965509067338</id><published>2009-07-09T12:55:00.001-07:00</published><updated>2009-07-09T13:10:59.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>WAGU FOR  TODAY</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOaNSh5VI/AAAAAAAAAEM/Gdw0DdKKvh8/s1600-h/mulan_bi_04.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 100px; height: 100px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOaNSh5VI/AAAAAAAAAEM/Gdw0DdKKvh8/s320/mulan_bi_04.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356555018954728786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOaAZsNrI/AAAAAAAAAEE/QslLuAC1l1k/s1600-h/mulan_bi_04.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 58px; height: 58px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOaAZsNrI/AAAAAAAAAEE/QslLuAC1l1k/s320/mulan_bi_04.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356555015495104178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOZ6HD6yI/AAAAAAAAAD8/4WjA74mG8JQ/s1600-h/mulan_bi_04.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 70px; height: 70px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOZ6HD6yI/AAAAAAAAAD8/4WjA74mG8JQ/s320/mulan_bi_04.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356555013806353186" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOZa5s06I/AAAAAAAAAD0/XFQBBDctpr8/s1600-h/mulan_bi_04.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 46px; height: 46px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOZa5s06I/AAAAAAAAAD0/XFQBBDctpr8/s320/mulan_bi_04.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356555005428814754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mayday, mayday… Mau cerita tentang hari ini. Hari ini adalah sebuah pembuktian bahwa kita bertambah tua, kita bertambah dewasa dan banyak hal penting yang harus kita pikirkan. Misalnya saja tugas-tugas kuliah kita, ujian kita, uang bulanan kita sebagai anak kos, dll. Seharusnya dengan makin banyaknya hal yang harus dipikirkan, kita harus lebih bisa memanage teknis dan waktunya dengan baik agar hal-hal penting tersebut tidak keteteran dan tidak terurus dan terlupakan (prolog yang terlalu basa-basi). Namun, tidak jarang pula saking banyaknya hal yang harus dipikirkan kita jadi melupakan sesuatu yang lain, salah satunya adalah dompet. Yap!!! Dompet.   &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Beberapa bulan atau sekitar setengah tahun yang lalu aku kehilangan dompetku. Mengenaskan sekali. Waktu itu di bulan desember, dua hari setelah hari burungku. Dompetku lenyap dari kamarku, raib entah kemana. Berbagai spekulasi alias prasangka buruk ditujukan kepada seseorang yang akupun gak tau orang itu siapa karena aku yakin yang mencuri dompetku adalah orang diluar kosku. Satu kos heboh atas hilangnya dompetku. Setiap orang bertanya berapa banyak uangnya, ada apa saja isinya, kapan ilangnya, gimana ceritanya, dll dsbg. Tapi entah mengapa sebenarnya aku merasa dompetku masih ada di sekitarku. Aku merasa dompet itu tidak hilang. &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Semenjak kepergian dompet tercintaku itu, aku merasa kesulitan. Aku merasa hidupku tidak berjalan dengan normal. Aku tidak punya identitas atau KTP, KTM juga ikut hilang, ATM juga ikut hilang, poto-poto, kartu-kartu gak penting semuanya hilang. Mau ambil uang saja jadi repot setengah mampus, mau pinjem buku perpus juga gak bisa, mau nyewa CD ribet. Mau buat lagi ATM dan KTM bermasalah banget. Prosedur dari bank yang bersangkutan ribet banget. Aku bahkan sempat jengkel dengan salah satu pegawai bank saat sedang mengurus ATM dan KTMku. Aku juga ngurus surat kehilangan ke kantor polisi. Setidaknya dalam waktu 1 bulan aku terlunta-lunta tanpa dompet dan ATM. Mau ambil uang pake buku tabungan juga kesulitan karena harus menggunakan KTP setelah tiga kali penarikan sementara KTPku juga kan ikut hilang, jadi bagaimana aku bisa menunjukkan KTPku? Lalu bagaimana aku bisa membuatnya? Sementara rumah kediamanku nun jauh disana? Derita dan nelangsa tanpa dompet amat sangat menyakitkan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Berbagai usaha aku lakukan untuk memulihkan identitasku. Aku membuat KTP baru, membuka rekening baru di bank lain untuk membut ATM, menggunakan surat kehilangan dari kepolisian untuk membuat KTM. Akhirnya aku terlahir kembali. Lebay …&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;aku juga membeli dompet baru yang harganya lebih mahal daripada dompetku sebelumnya tapi ukurannya lebih kecil dan tidak mantap sama sekali. Aku keluarkan banyak uang untuk memperbaharui itu semua. Dasar maling kurang ajar!!!!&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Aku juga sempat mendapat nasehat dari Bapak Zaenal Abidin,, yap!! Pembantu dekan 1. Waktu itu aku sedang membuat surat keterangan kehilangan dari kampus. Lalu beliau memanggilku dan mengajak bicara. Beliau mengatakan bahwa ikhlaskan saja yang sudah hilang. Siapa tau di dalam dompetmu itu ada harta milik orang lain. Waow!!! Tenang sekali mendengarkan wejangan dari bapak PD ini. Yah… kata-katanya mantap. Orang tua juga tidak lupa memberi nasehat dan petuah supaya lebih berhati-hati untuk menjaga barang sendiri. Sebenarnya tanpa diberi wejangan pun aku sudah merelakan dompetku karena aku merasa aku memang teledor dan tidak berhati-hati. Jadi itulah ganjaran atas perbuatanku.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Hari demi hari, minggu demi minggu dan bulan berganti bulan. Seminggu lagi aku akan berangkat KKN ke desa. Aku harus bersiap-siap. Akupun membeli sebuah tas plastik besar berwarna hijau yang bisa dilipat dan akan aku gunakan untuk membawa barang-barangku ke desa nantinya. Tapi aku merasa tas itu juga tak terlihat beberapa hari ini. Aku merasa terakhir kali aku meletakkannya di dalam lemari, tapi setelah kuperiksa ternyata tidak ada. Akhirnya aku mencoba menggeledah lemariku satu-persatu karena aku yakin tas itu ada di dalam lemari. Aku membuka sebuah tas hitam yang terletak di sudut lemari. Setelah kubuka aku bukan menemukan tasku tapi malah DOMPETku yang sudah setengah tahun yang lalu hilang diambil orang. Aku jadi bertanya bodoh “kenapa dompet ini ada disini?”, “kenapa isinya msih utuh?”, “siapa yang meletakkannya disini?”. Pertanyaan-pertanyaan bodoh itu berujung pada satu kesimpulan yang menyatakan bahwa AKU PIKUN. Yap… dompet yang sudah usang dan terlupakan itu kini memunculkan dirinya kembali. Apa yang harus aku katakan? Apa yang harus aku rasakan? Dasar pikuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuunnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn!!!!! Itu yang ada di otakku saat ini dan untuk selanjutnya…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Lalu sekarang pertanyaannya dimana tas plastic besar berwarna hijau yang bisa dilipat itu???&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-8364617965509067338?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/8364617965509067338/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/wagu-for-today.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8364617965509067338'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/8364617965509067338'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/wagu-for-today.html' title='WAGU FOR  TODAY'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlZOaNSh5VI/AAAAAAAAAEM/Gdw0DdKKvh8/s72-c/mulan_bi_04.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-5616661181716525662</id><published>2009-07-07T11:25:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T10:12:35.575-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi Musik'/><title type='text'>EFEK MUSIK PADA TUBUH MANUSIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlOUxosLMUI/AAAAAAAAADU/qDYosIPEBcc/s1600-h/19107.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 100px; height: 100px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlOUxosLMUI/AAAAAAAAADU/qDYosIPEBcc/s320/19107.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5355787962330853698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Oleh Dr. Sondang Aemilia Pandjaitan-Sirait, SpKK  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Seringkali sebagian orang menilai bahwa jenis musik yang baik didengar itu hanya masalah selera. Namun di lain pihak kita juga menyadari, bahwa musik dapat mempengaruhi kita secara emosi, fisik, mental, dan spiritual. Jenis musik mana yang baik untuk kesehatan emosi, fisik, mental, dan spiritual sering membawa kita pada berbagai kontroversi. Pada kesempatan ini, saya akan sedikit memberikan data-data penelitian mengenai efek musik terhadap berbagai bagian dan fungsi tubuh kita, termasuk bagaimana efeknya terhadap otak, peningkatan berbagai hormon, dan hubungannya dengan ritme tubuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;HUBUNGAN MUSIK DENGAN FUNGSI OTAK&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Semua jenis bunyi atau bila bunyi tersebut dalam suatu rangkaian teratur yang kita kenal dengan musik, akan masuk melalui telinga, kemudian menggetarkan gendang telinga, mengguncang cairan di telinga dalam serta menggetarkan sel-sel berambut di dalam Koklea untuk selanjutnya melalui saraf Koklearis menuju ke otak. Ada 3 buah jaras Retikuler atau Reticular Activating System yang diketahui sampai saat ini. Pertama: jaras retikuler-talamus. Musik akan diterima langsung oleh Talamus, yaitu suatu bagian otak yang mengatur emosi, sensasi, dan perasaan, tanpa terlebih dahulu dicerna oleh bagian otak yang berpikir mengenai baik-buruk maupun intelegensia. Kedua: melalui Hipotalamus mempengaruhi struktur basal "forebrain" termasuk sistem limbik, dan ketiga: melalui axon neuron secara difus mempersarafi neokorteks. Hipotalamus merupakan pusat saraf otonom yang mengatur fungsi pernapasan, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan otot usus, fungsi endokrin, memori, dan lain-lain. Seorang peneliti Ira Altschuler mengatakan "Sekali suatu stimulus mencapai Talamus, maka secara otomatis pusat otak telah diinvasi."&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sebuah survey pada suatu seminar menunjukkan bahwa pendengarnya mengatakan bahwa mereka tidak mendengarkan syair dari sebuah lagu. Namun pada waktu lagu tersebut diperdengarkan, separuh dari mereka dapat melagukannya tanpa mereka sadari. Hal ini menunjukkan adanya memori dalam otak yang mampu merekam apa saja yang masuk melalui pendengarannya bersama musik, tanpa mampu dicerna oleh akal sehat. Kesimpulannya tidak ada lagu/musik yang mampu dicegah masuknya ke dalam otak kita, walaupun kita berkata "saya tidak mendengarkan syairnya".&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Seorang peneliti, Donald Hodges, mengemukakan bahwa bagian otak yang dikenal sebagai Planum Temporale dan Corpus Callosum memiliki ukuran lebih besar pada otak musisi jika dibandingkan dengan mereka yang bukan musisi. Kedua bagian ini bahkan lebih besar lagi jika para musisi tersebut telah belajar musik sejak usia yang masih sangat muda yakni di bawah usia tujuh tahun. Gilman dan Newman (1996) mengemukakan bahwa Planum Temporale adalah bagian otak yang banyak berperan dalam proses verbal dan pendengaran, sedangkan Corpus Callosum berfungsi sebagai pengirim pesan berita dari otak kiri kesebelah kanan dan sebaliknya. Seperti kita ketahui otak manusia memiliki dua&lt;br /&gt;bagian besar, yaitu otak kiri dan otak kanan. Walaupun banyak peneliti mengatakan bahwa kemampuan musikal seseorang berpusat pada belahan otak kanan, namun pada proses perkembangannya proporsi kemampuan yang tadinya terhimpun hanya pada otak kanan akan menyebar melalui Corpus Callosum kebelahan otak kiri. Akibatnya, kemampuan tersebut berpengaruh pada perkembangan linguistik seseorang. Dr. Lawrence Parsons dari Universitas Texas San Antonio menemukan data bahwa harmoni, melodi dan ritme memiliki perbedaan pola aktivitas pada otak. Melodi menghasilkan gelombang otak yang sama pada otak kiri maupun kanan, sedangkan harmoni dan ritme lebih terfokus pada belahan otak kiri saja. Namun secara keseluruhan, musik melibatkan hampir seluruh bagian otak. Dr. Gottfried Schlaug dari Boston mengemukakan bahwa otak seorang laki-laki musisi memiliki Cerebellum (otak kecil) 5% lebih besar dibandingkan yang bukan musisi. Kesemua ini memberikan pengertian bahwa latihan musik memberikan dampak tertentu pada proses perkembangan otak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;MUSIK DAN PRODUKSI HORMON&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Mary Griffith, seorang ahli fisiologi, mengemukakan bahwa hipotalamus mengontrol berbagai fungsi saraf otonom, seperti bernapas, denyut jantung, tekanan darah, pergerakan usus, pengeluaran hormon tiroid, hormon adrenal cortex, hormon sex, bahkan dapat mengontrol seluruh metabolisme tubuh kita. Sebuah studi menemukan adanya peningkatan Luteinizing Hormone (LH) pada saat mendengarkan musik. LH adalah suatu hormon sex yang merangsang pematangan sel telur.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Penelitian lain oleh Satiadarma (1990) dilakukan dengan cara mengukur suhu kulit menggunakan alat Galvanic Skin Response (GSR). Pada saat subyek penelitian mendengarkan musik hingar-bingar, maka suhu kulit lebih rendah dari pada suhu basal (suhu normal individu tersebut tanpa musik). Sebaliknya, ketika musik lembut diperdengarkan, suhu kulit meninggi dari biasanya. Hal ini menunjukkan adanya suatu hormon stress yang dilepaskan oleh otak, yaitu Adrenalin, yang dapat mempengaruhi bekerjanya pembuluh darah di kulit untuk vasokonstriksi (menyempit) atau vasodilatasi (melebar). Pada kondisi stress, adrenalin banyak dikeluarkan dan pembuluh darah kulit menyempit, sehingga suhu kulit menurun. Kesimpulannya adalah jenis musik hingar-bingar dapat menyebabkan kita stress, sedangkan musik lembut memiliki efek menenangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Penelitian oleh Ann Ekeberg menunjukkan pengaruh jenis musik terhadap denyut jantung. Siswa di sebuah sekolah menjadi subyek penelitian dan mereka diukur kecepatan denyut nadinya sebelum mendengar musik. Kemudian musik jenis hard rock diperdengarkan selama 5 menit. Semua siswa harus tetap duduk tenang di kursi mereka. Pada akhir tes, denyut nadi diperiksa kembali dan dicatat. Hasilnya adalah peningkatan denyut nadi sebesar 7-12 denyut per menit. Tore Sognefest, seorang Master in Music dari Academy of Music, Bergen, Norway, melakukan tes yang serupa terhadap siswa di sekolahnya. Musik dari grup AC/DC, "Hell’s Bells" diperdengarkan dan hasilnya denyut nadi meningkat 10 denyut per menit, sedangkan waktu "Air" dari Bach dimainkan, denyut nadi menurun 5 denyut per menit. Kesimpulannya, walaupun pendengar duduk diam di kursinya, energi yang berlebihan dari musik rock tetap akan mempengaruhi jantung untuk berdetak lebih cepat. Itu sebabnya pendengar musik rock sangat sulit untuk duduk diam bila mendengar musik yang mempercepat denyut jantung. Energi yang terakumulasi akan mencari jalan untuk dilepaskan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Selain meningkatkan denyut jantung, tekanan darahpun dapat meningkat oleh adanya adrenalin. Hal ini juga akan kembali meningkatkan produksi adrenalin, karena tubuh yang berada dalam keadaan stress, berusaha untuk mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak adrenalin agar alert/waspada. Jika denyut stress ini berlangsung terus menerus, misalnya pada sebuah konser rock yang panjang, maka jumlah adrenalin yang diproduksi menjadi berlebihan, dan tubuh tidak mampu lagi untuk membuang kelebihan ini. Sebagian kelebihan adrenalin ini akan diubah oleh tubuh menjadi zat kimia lain yang dikenal dengan adrenochrome (C9H9O3N). Sebenarnya senyawa ini adalah suatu obat psikotropika yang mirip dengan LSD, Mescaline, STP, dan Psylocybin. Beberapa tes menunjukkan bahwa zat ini menimbulkan suatu ketergantungan, seperti obat-obat lainnya. Jadi tidaklah aneh bila orang ‘high’ dalam sebuah konser rock, memasuki kondisi trance dan kehilangan kontrol diri. Sebagaimana dalam semua keadaan ketergantungan / adiksi, maka akan terjadi toleransi. Musik yang sama yang semula dapat menimbulkan rasa excitement, sekarang tidak lagi memuaskan. Dibutuhkan kepuasan yang lebih tinggi, dibutuhkan musik yang lebih keras, lebih kacau dan lebih tidak beraturan. Dimulai dengan soft rock, kemudian rock’n'roll, dan dilanjutkan menjadi heavy metal rock.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;David Noebel, meneliti bahwa nada bass dengan getaran frekuensi rendah bersama-sama dengan dentuman drum, mempengaruhi cairan serebrospinal, yang akan mempengaruhi kelenjar Pituitary di otak. Kelenjar ini memiliki fungsi sekresi berbagai hormon tubuh.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Peneliti lain di Denver, Colorado, Amerika Serikat membandingkan berbagai macam efek oleh berbagai jenis musik terhadap tanaman. Tanaman-tanaman itu ditempatkan di dalam lima buah rumah tanaman yang identik. Tanah, cahaya, dan kondisi air dibuat persis sama satu sama lain dan jenis tanamannya pun sama. Selama beberapa bulan peneliti memperdengarkan jenis musik yang berbeda pada masing-masing rumah tanaman tersebut. Rumah pertama, karya Bach; yang kedua, musik India; yang ketiga, hard rock; yang keempat, musik country dan Barat; sedangkan yang kelima, tidak diperdengarkan musik apapun. Hasilnya, di rumah tanaman yang hanya diperdengarkan musik hard rock, tidak ada hasil pertumbuhan sama sekali. Pertumbuhan berhenti dan tidak mau berbunga. Di rumah tanaman yang dengan musik Bach dan India, tanaman nampak hijau, tumbuh dengan subur, sehat, dan berbunga banyak. Tanaman yang mendengarkan musik country dan Barat tumbuh sama seperti tanaman yang tidak diperdengarkan musik, pertumbuhannya biasa saja dengan jumlah bunga normal. Tentunya tidak ada hubungan emosional pada tanaman, namun pasti terjadi sesuatu melalui frekuensi gelombang suara yang mempengaruhi laju pertumbuhan mereka. Kalau musik mempunyai pengaruh yang sangat dalam terhadap organisme sederhana seperti itu, apa pengaruhnya terhadap sistem yang lebih kompleks? Musik juga dikenal sebagai wahana terapi. Sejak zaman dahulu dikenal penyembuhan fisik dan mental melalui musik. Daud memainkan kecapi sambil menyanyi untuk menyembuhkan Raja Saul yang sedang gundah. Musik juga dipakai oleh Raja Philip V dari Spanyol, Raja George II dari Inggris, dan Raja Ludwig II dari Bavaria untuk penyembuhan. O’Sullivan (1991) mengemukakan bahwa musik mempengaruhi imaginasi, intelegensi dan memori, di samping juga mempengaruhi hipofisis di otak untuk melepaskan endorfin. Endorfin kita ketahui dapat mengurangi rasa nyeri, sehingga dapat mengurangi penggunaan obat analgetik, juga menurunkan kadar katekolamin dalam darah, sehingga denyut jantung menurun. Mornhinweg (1992) meneliti 58 subyek sehat untuk menilai jenis musik mana yang menurunkan stress. Musik klasik ternyata memberikan efek relaksasi yang dapat dibuktikan secara statistik dibandingkan dengan musik "new age". Musik yang menenangkan ini juga dipakai dalam pengobatan penderita infark miokard (serangan jantung), pasien sebelum operasi, bahkan untuk menurunkan stress pasien yang menunggu di ruang tunggu praktek.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;HUBUNGAN MUSIK DENGAN RITME TUBUH&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Sesungguhnya manusia adalah mahluk yang ritmik. Ada siklus gelombang pada otak, siklus tidur, denyut jantung, sistem pencernaan, dan lain-lain yang kesemuanya bekerja dalam satu ritme. Fenomena ritmik ini bukan hanya terjadi pada manusia, tetapi pada hampir semua mahluk hidup, termasuk tumbuh-tumbuhan. Bila ada gangguan terhadap ritme tubuh ini, maka dapat terjadi berbagai penyakit, seperti diabetes, kanker, dan gangguan pernapasan. Peneliti David A. Noebel menemukan bahwa ritme musik rock dapat mengganggu kadar insulin dan kalsium dalam tubuh. Sumber makanan otak kita didapat dari gula dalam darah, namun bila darah lebih banyak dialirkan ke organ lainnya, maka otak akan kekurangan gula. Dengan demikian daya pikir dan pertimbangan moral juga menjadi tumpul. Tidak heran bila orang mendengar musik rock dalam sebuah konser, mereka dapat berbuat apa saja, tanpa pertimbangan. Jantung manusia berdenyut 70-80 kali per menit dengan teratur, denyut jantung bila didengar dengan stetoskop akan berbunyi DUG-dug-…… Bunyi pertama lebih keras, bunyi kedua lebih lemah, diikuti fase istirahat. Musik yang baik memiliki ritme DUG-dug-DUG-dug untuk 4/4 dan DUG-dug-dug untuk 3/4. Ini adalah jenis irama yang sehat, karena sesuai dengan ritme tubuh. Musik rock memiliki ritme yang terbalik, dug-DUG-dug-DUG. Ritme yang lebih keras jatuh pada ritme ke-dua dan ke-empat. Atau dug-dug-DUG, sehingga ritme keras jatuh pada ritme ke-tiga, dikenal dengan istilah "back beat"/anapestic beat. Ritme keras bahkan dapat jatuh pada sembarang tempat, disebut sebagai "break beat". Ritme demikian berbahaya bagi tubuh, karena berlawanan dengan ritme tubuh yang sehat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Menurut John Diamond, seorang dokter di New York, ritme yang berlawanan dengan ritme tubuh akan mengganggu sinkronisasi antara kedua sisi otak, dengan demikian simetri antara otak kiri dan kanan tidak ada lagi. Ia mencoba memperdengarkan musik rock pada pekerja pabrik, ternyata produktivitas menurun. Dibutuhkan jenis musik dengan ritme tertentu untuk dapat meningkatkan produktivitas pekerja, bila musik yang dipilih salah, maka pasti akan berefek buruk. Dalam laboratorium ia mencoba memberi beban pada lengan pria dan ternyata mampu menahan sampai 45 pound. Namun bila musik rock didengarkan, maka kemampuan itu menurun. Peneliti lain dari Stanford University mencatat hubungan antara otak, otot dan musik untuk menghasilkan pekerjaan yang baik. Sebuah alat mengukur gelombang elektrik dari otot para wanita pekerja; musik didengarkan dan gelombang otot dicatat. Musik dengan ritme tidak teratur menghasilkan gelombang elektrik otot yang tampak seperti orang yang tidak pengalaman bekerja dengan tangannya. Namun dengan musik yang ritmenya teratur, gelombang elektriknya menunjukkan gelombang seperti pekerja yang pengalaman, sehingga efisiensi kerja bertambah.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Peneliti lain mencoba merekam gelombang otak selama diperdengarkan ritme anapestic, terjadi gangguan pada gelombang alfa otak, sehingga terjadi "switching". Switching adalah sebuah fenomena yang timbul pada orang dewasa yang sakit jiwa/gila (skizofrenia), di mana orang tersebut akan menjadi seperti anak kecil dan berjalan seperti hewan melata/reptil (merangkak dengan kaki-tangan bersamaan sisi, yang seharusnya berlawanan). Bila hubungan otak kanan dengan kiri berjalan normal, maka seperti bayi normal akan merangkak dengan kaki-tangan berlawanan sisi. Gerakan orang yang mendengar musik rock sering "bopping", yang juga merupakan gerakan sesisi/homolateral. Ternyata tidak semua musik rock memiliki ritme anapestik, musik klasikpun ada yang memiliki ritme demikian. Finale pada lagu Rite of Spring dari Igor Stravinsky, memiliki ritme ini. Pada pertama kalinya lagu ini dimainkan dalam konser di Paris tahun 1913, terjadi kerusuhan dan pengrusakan gedung konser. Hanya dalam waktu 10 menit telah mulai terjadi perkelahian.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;Peneliti lain menggunakan tikus sebagai subyek penelitian. Studi ini dilakukan dengan memperdengarkan musik dengan bunyi yang tidak beraturan dan dengan suara drum yang terus menerus. Tikus-tikus ini pada akhirnya bukan saja mengalami kesulitan belajar dan gangguan memori, namun juga perubahan struktur sel-sel otak. Neuron menunjukkan adanya kerusakan "wear and tear" karena stress. Diambil suatu kesimpulan, bahwa ritme-lah yang dapat mengganggu keseimbangan otak, bukan melodi atau harmoni. Setiap mahluk hidup memiliki ritme, bila harmoni ritme ini diganggu oleh suatu disharmoni, maka akan timbul efek yang merusak. Nordwark (1970) dan Butler (1973) melaporkan bahwa stimulasi auditorik yang terjadi terus menerus akan menyebabkan terjadinya adaptasi. Suara kereta yang terus menerus akan menyebabkan respons inhibisi/menghambat pada sistem pendengaran. Reaksi adaptasi ini terjadi dalam waktu 3 menit dan baru dapat hilang setelah periode pemulihan selama 1-2 menit. Musik bila akan digunakan sebagai pengobatan, harus mampu merangsang pelepasan endorfin. Bila terjadi inhibisi, maka proses ini tidak terjadi.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;Dikutip dari : &lt;/span&gt;&lt;a href="http://samjeff.net/2007/10/30/efek-musik-pada-tubuh-manusia/"&gt;&lt;span style="line-height: 150%;"&gt;http://samjeff.net/2007/10/30/efek-musik-pada-tubuh-manusia&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-5616661181716525662?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/5616661181716525662/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/efek-musik-pada-tubuh-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5616661181716525662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5616661181716525662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/efek-musik-pada-tubuh-manusia.html' title='EFEK MUSIK PADA TUBUH MANUSIA'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SlOUxosLMUI/AAAAAAAAADU/qDYosIPEBcc/s72-c/19107.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-6904947235939506272</id><published>2009-07-07T10:26:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T10:12:02.499-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>Cerita tentang Suku Samin dan Pabrik Semen Gresik</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setelah dua minggu underpressure banget, setelah tiga minggu terganggu jiwanya karena satu alasan yang bernama tugas, setelah dua minggu badan pegel semua, gak tidur, gak makan, gak minum dan gak napas &lt;i&gt;boong banget si lo des.&lt;/i&gt;., akhirnya uas dan segala tetek bengeknya selesaaaaaaaaaaaaaiiiiiiiiiiiiiii....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Terus perasaanmu sekarang gimana???&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Losss...lega...ada yang menghilang dari relung hati terdalamku. Entah rasa apa itu namanya. Dia sekian lama mengendap di jiwa dan dasar lubuk hatiku. Aku bahagia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ih, biasa aja ngapa?? Namanya juga anak kuliahan. Wajar kali ada tugas, uas dan tetek bengek. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Semester ini diperkirakan akan hancur. Kenapa? Karena disamping uas ada tugas-tugas tambahan uas yang dikumpul pas hari ujian mata kuliah yang bersangkutan, yang menguras tenaga, biaya dan waktu, jadi hanya memiliki sedikit kesempatan buat belajar. Jadi ni misalnya hari senen ujiannya psikologi lingkungan ama observasi, nah dua-duanya ada tugas, jadi dua-duanya dikumpul pas uas itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Iye, des tauk..kita gak bego-bego banget kok...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ujian hari pertama adalah psikologi lingkungan dan observasi. Kebetulan yang ujian tulis cuma psikologi lingkungan. Tapi walau cuma psikologi lingkungan, membawa petaka yang gak ketulungan dah... Menghancurkan harapan pokoknya.. Soalnya si cuma dua, tapi jawabannya bikin tangan kram, gak bisa gerak, terus mati. Gak si, gak segitunya. Jadi soal pertama begini kira-kira, buatlah sebuah proyeksi masa depan tentang kondisi lingkungan di Indonesia dan dunia, dampak-dampaknya terhadap manusia, bagaimana cara mengatasinya, dan kontribusi apa yang bisa anda berikan sebagai calon SARJANA PSIKOLOGI???(AMMMIIIIIIEEEENNNNN&lt;i&gt;)&lt;/i&gt;→ yang pasti di soal aslinya gak ada kata amiennya begitu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ini soal kayaknya berkesan banget sampe aku hapal diluar kepala. setelah kertas soal dan jawaban dibagikan, si bapak dosen bilang , “soal ini bisa dijawab dengan mudah dalam waktu 10 menit saja, tapi kalau anda paham dan benar-benar mencermatinya dengan baik, jawaban dari soal ini adalah keseluruhan makalah yang anda buat dalam semester ini, dan tidak akan selesai jika diselesaikan dalam waktu satu jam ”. GLEK... Ekpresiku si biasa aja...menelan ludah lalu melongo. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Cepet atuh Desi. Waktu cuma 60 menit jangan diabisin buat ngumpulin ences. Akhirnya secepat mungkin aku bikin karangan (gak ngarang-ngarang banget yang pasti). Kalo gak salah kemaren jawabanku tentang masalah lingkungan yang bakal dihadapi warga dunia adalah polusi baik udara, air, maupun suara, terus masalah pemukiman (secara ditengah meningkatnya penduduk dunia bukan tidak mungkin dunia ini makin sesak dan padat), dan yang paling penting adalah GLOBAL WARMING.... Hufff... Jawabanku banyak banget. Dua halaman folio dengan tulisan besar-besar akhirnya selesai. Intinya, dua halaman folio dengan tulisan besar-besar berarti bisa disamakan dengan setengah halaman dengan tulisan yang kecil-kecil, bukan???&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;SEMOGA BUKAN!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yah sepertinya mahasiswa-mahasiswa yang lain, aku pun terlihat asik mengerjakan soal nomor pertama ini. Karena jujur ngarang pun bisa. Seng penting mah pinter merangkai kata aja dijamin lulus ujian. Eits, tapi teori psikologi lingkungan tetep masuk dan disertakan guna menganalisis dampak dan cara mengatasi masalah-masalah lingkungan terhadap manusia. Ehem...sekali-sekali aku pinter gak apa-apa donk..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Songong ih!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekarang kita masuk soal nomor 2. Pertanyaannya seperti ini kira-kira... Jadi di Pati itu akan dibangun Pabrik Semen Gresik, kita disuruh ngasih pendapat tentang pembangunan pabrik tersebut, disertai dengan manfaat, hambatan dan dampaknya bagi lingkungan dan perilaku-perilaku masyarakat sekitar. Sebenernya si kalo cuma bersandar ama ilmu-ilmu psikologi lingkungan jawaban ini bisa dikarang mampus. Pokoknya ntar hubungannya ke masalah limbah, polusi dan pendapatan masyarakat bertambah. Jawaban standar yang bisa diperpanjang dengan kalimat-kalimat serba ‘nggambus’ (baca:berdasarkan teori ilmiah yang dibuat dan dibuktikkan sendiri ketidakbenarannya) serta dengan tulisan yang besar-besar sehingga kertas folio dengan cepat merayap penuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tapi ada beberapa perkataan si dosen yang bikin tenggorokan tercekat, tangan menjadi kelu, otak berhenti berpikir sejenak, dan napas menjadi tersengal-sengal &lt;i&gt;ih, desi dari tadi jayus deh&lt;/i&gt;. Si dosen bilang “Dalam soal yang nomor dua, yang saya nilai adalah keluasan data yang Anda ketahui dan bagaimana analisis Anda dalam menanggapi masalah tersebut. Jadi kalo Anda termasuk orang-orang yang senang mendengarkan berita, membaca Suara Merdeka atau Kompas maka Anda akan dengan mudah menganalisis jawaban ini. Tapi jika Anda adalah orang yang senang melihat reality show Termehek-mehek maka Anda pasti tidak akan tau jawaban ini”. Duaarrrrrrrrr!!!!! Kalimat yang terakhir pas banget buat aku. Pak, plis ya... temen aku yang dari Pati aja gak tau kalo di Pati mau dibangun Pabrik Semen.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Si bapak Dosen yang baik melanjutkan kata-katanya. “Untuk menjawab pertanyaan ini Anda harus mengaitkan hubungannya dengan suku Samin, hasil analisis yang dilakukan oleh UNDIP dan UGM mengenai pembangunan pabrik semen tersebut, mengapa kedua lembaga ini memberikan hasil analisis yang berbeda, UNDIP pro sementara UGM kontra, kemudian Anda juga bisa mengaitkannya dengan bagaimana kondisi Pabrik semen Gresik yang berada di Gresik sekarang”. Suasana di kelas tiba-tiba ramai, riuh rendah. Protes tak terbalas dari mahasiswa kepada bapak dosen. Dan akupun tak dapat berkata apa-apa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mati aja lo des!!!! Aku yang pertamanya udah bahagia dengan rencanaku untuk mengarang indah dengan segenap jiwa seni yang kumiliki, yang akan kuukirkan lewat huruf-huruf ber-size besar di kertas folioku dan dengan seluruh gambusan-gambusan yang mempesona serta elok, tiba-tiba lenyap dimakan dan diperdaya oleh perkataan si dosen. Hancur sudah semua rencana gambusanku. Hilang masa depanku yang bahagia. Kenapa bapak dosen bilang begitu!! Menghancurkan semangatku untuk membuahkan teori-teori baru (baca:gambusan) yang lebih canggih dibanding Bell, Skinner, Jung, Pavlov apalagi Freud!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Musnah sudah harapanku. Luluh lantak tak berbekas. Akhirnya jawaban nomor dua hanya 10 baris. Ya, 10 baris. Merosot tajam dari jawaban soal nomor satu yang dua halaman folio. Dan plis ya, jawabannya gak mutu banget.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Yang pasti aku gak banyak berharap dari si bapak dosen ini. Aku pasrah. Tapi aku gak mau ngulang. Aku gak mau ngulang. Tapi gimana caranya? Adakah seseorang yang bisa memperbaiki jawabanku? Jika tidak, biarkan aku mencarinya sebentar di google. Sebentar saja... Lalu aku jawab dengan benar. Bapak dosen pasti senang kan, kalo jawaban ujian anak didiknya benar? Atau malah sebaliknya??? Apa????!!! Jadi bapak dosen mau menjebak kami???!!! &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Ih desi apaan si?? Gak usah histeris gitu deh!!!&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mana boleh atuh dicari dulu, itu bukan ujian namanya... bawalah semua harapanmu pulang ke kampung halaman, nak... kau akan bahagia disana. kau hanya akan melihat kebun nanas yang terhampar luas, tanpa harus memikirkan SUKU SAMIN dan PABRIK SEMEN GRESIK... Damailah nak kau disana...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Whatever about SUKU SAMIN dan PABRIK SEMEN GRESIK... Daripada aku bingung, resah dan gelisah memikirkan jawaban ujian tadi lebih baik aku melihatnya. Melihat sesuatu yang dapat memberi angin segar, merangsang dan membuncahkan gairahku. &lt;i&gt;Lho?? merangsang??? &lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Seusai ujian, aku mencari-cari sesuatu di luar ruang ujian tepatnya dilantai tiga. Lalu menuruni tangga lantai tiga. Mungkin lebih tepatnya bukan sesuatu tapi seseorang... Someone who become a trigger untuk tetap pergi ke kampus dan tersenyum...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;NB: Cerita ini aku buat setengah tahun yang lalu. buat temen-temen yang ikut psikologi linkungan semoga mengerti… hahaha&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-6904947235939506272?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/6904947235939506272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/cerita-tentang-suku-samin-dan-pabrik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/6904947235939506272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/6904947235939506272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/cerita-tentang-suku-samin-dan-pabrik.html' title='Cerita tentang Suku Samin dan Pabrik Semen Gresik'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-7790705338703220131</id><published>2009-07-04T10:48:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T11:07:48.128-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Psikologi Musik'/><title type='text'>Musik dan Suasana Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-aPX3aXjI/AAAAAAAAADM/fviHCxhTUw4/s1600-h/how+are+you.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 253px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-aPX3aXjI/AAAAAAAAADM/fviHCxhTUw4/s320/how+are+you.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354668070861954610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Oleh : Djohan dalam Psikologi Musik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dalam pengalaman sehari-hari kita selalu yakin bahwa kita melihat segala sesuatu dengan objektif, mengingat dengan akurat, berpikir secara rasional dan bertindak dengan tepat. Kita akan menerimanya sebagai pengecualian bila kita merasakan sesuatu yang bersifat emosional, seperti gembira, sedih, ketakutan, tekanan fisik atau apa saja. Tetapi walau berada di dalam kondisi emosional dan tahu bahwa kadang-kadang bertindak agak irasional dan impulsive, kita masih bertahan untuk dapat realistis. Hal ini bukan akibat halusinasi tetapi lebih karena persepsi dan memori sehari-hari yang membuat setiap perilaku diwarnai oleh suasana hati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pada awalnya mungkin kita masih bertanya apakah music benar-benar dapat mempengaruhi suasana hati, walaupun sudah banyak penelitian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;secara sistematis dilakukan terhadap hubungan antara berbagai jenis music dan reaksi emosi. Lewis, Dember, Schefft dan Radenhausen (1995) menemukan pengaruh music atau video dalam beberapa hasil pengukuran Susana hati melalui kuesioner tentang optimism/pesimisme (OPQ), skala sikap dan skala Wessman-Ricks tentang Elation dan Depression. Sebelumnya dipilih music dan video dengan kategori suasana hati positif dan negative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa music memiliki pengaruh yang kuat terhadap suasana hati tetapi tidak demikian dengan video. Music dengan kategori positif menghasilkan peningkatan suasana hati yang positif demikian pula music sedih juga menghasilkan peningkatan suasana hati negative. Maka disimpulkan bahwa sebuah music cenderung menimbulkan suasana hati yang sama dalam diri pendengarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Pengalaman seseorang hanyalah sekumpulan memori dan pada gilirannya apa yang diingat tergantung pada hubungan antara bahasa dan music. Sebagai contoh, T. Taniguchi (1991) dari Universitas Kyoto meneliti akurasi memosri seseorang terhadap kata-kata sehubungan dengan music yang diperdengarkan. Ia memutar music yang bersifat gembira dan sedih sementara dua kelompok subjek yang berbeda mempelajari kata-kata yang berkenaan dengan karakter individu baik yang positif maupun negative. Ketika dilakukan pengujian terhadap kata-kata music yang dipelajari ternyata hasilnya sangat dipengaruhi oleh music yang didengar. Kata-kata yang positif diingat dengan lebih baik saat mendengar music&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang gembira sementara kata-kata yang negative diingat dengan lebih baik saat mendengar music yang sedih. Berarti music mempengaruhi suasana hati, sementara kecocokan antara music dan arti bahasa meningkatkan memori. Jadi, apa yang diingat tergantung pada music latar yang didengar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Hasil yang sama juga diperoleh dari penelitian Chastain, Seibert dan Ferraro (1995) yang mengemukakan bahwa music yang mempengaruhi suasana hati memiliki efek mempertajam perhatian, sehingga subjek dapat lebih member perhatian pada kata-kata yang cocok dengan suasana musiknya. Pengaruh music terhadap perhatian ini dapat menjelaskan mengapa kata-kata yang tepat lebih mudah diingat. Penemuan diatas sebenarnya tidak terlalu mengejutkan karena diakui bahwa memori dapat saja salah (khususnya akurasi memori setiap orang berbeda). Walaupun hasil penelitian selalu akurat, namun banyak pula yang menemui kesulitan bila persepsi mereka disamakan dengan pengaruh music. Bagaimanapun, fakta pembuktianlah yang akan berbicara atas semua ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Dalam penelitian Stratton dan Zalanowski (1989) tentang seni lukis dan music lewat eksperimen melukis sambil mendengarkan music, semua lukisan yang dihasilkan baik dalam suasana hati yang tertekan maupun positif dinilai oleh tenaga ahli. Ditemukan bahwa jenis music tertentu mempengaruhi suasana hati dan dari penilaian para ahli juga ditemukan bahwa melukis memiliki hubungan dengan jenis music yang diperdengarkan tetapi tidak sebaliknya. Maka hasil lukisan dalam suasana hati yang tertekan akan tampak suram bila sambil mendengarkan music sedih tetapi tampak cerah bila sambil mendengarkan music yang gembira. Namun diperoleh pula penemuan yang dapat saling melengkapi yaitu ketika hasil lukisan positif&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dihadirkan bersama denagn music yang gembira atau sedih secara berturut-turut. Oleh karena itu pengalaman dan persepsi visual yang sesuai tidak selalu objektif. Suasana hati tidak hanya terpengaruh oleh music tetapi juga oelh apa yang kita lihat (audio visual).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Kekuatan pengaruh music ini tidak terbatas hanya pada bahasa dan persepsi seseorang terhadap objek mati seperti melukis, tetapi lebih diperluas oelh interaksi interpersonal. Eksperimen yang menarik lainnya oleh Bouhuys, Bloem dan Groothuis (1995) adalah mengenai pengaruh music dalam persepsi actual terhadap ekspresi emosi pada wajah. Pertama-tama subjek mendengarkan music yang gembira atau sedih, lalu diperlihatkan gambar wajah yang gembira, sedih dan netral. Kemudian subjek diminta untuk memilih dari antara suasana hati pada wajah yang ditayangkan tersebut. Setelah mendengar msuik sedih yang sedih, subjek memilih raut wajah netral untuk mengekspresikan kesedihan dan kurang gembira, meskipun emosi serupa tidak tampak dalam gambar wajah yang ditayangkan. Penemuan ini memberikan waktu bagi kita untuk berpikir mengenai dunia nyata dan dan objekyifitas. Walaupun belum dapat dimengerti mengapa music memiliki kekuatan mempengaruhi , sekarang menjadi jelas bahwa music dapat mewarnai transaksi seseorang mengenai dunia. Suasana hati yang disebabkan oleh music merubah perhatian, persepsi dan memori serta mempengaruhi keputusan seseorang terhadap kondisi mental dan emosionalnya. Cara berpikir dan perilaku diwarnai oleh music yang tampaknya secara langsung dan tidak disadari mengakses ke lapisan bawah sadar otak manusia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-7790705338703220131?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/7790705338703220131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/musik-dan-suasana-hati.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/7790705338703220131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/7790705338703220131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/musik-dan-suasana-hati.html' title='Musik dan Suasana Hati'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-aPX3aXjI/AAAAAAAAADM/fviHCxhTUw4/s72-c/how+are+you.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-4099449086751618796</id><published>2009-07-04T10:41:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T10:09:59.442-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>About Filosofi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-Up1EPhQI/AAAAAAAAAC8/TKobN7mNins/s1600-h/yhrtgfr.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-Up1EPhQI/AAAAAAAAAC8/TKobN7mNins/s320/yhrtgfr.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354661928307229954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-Up1EPhQI/AAAAAAAAAC8/TKobN7mNins/s1600-h/yhrtgfr.gif"&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Hallllooooww….&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;I jusT wanna tell mengapa blog ini berubah jadi MUSIC IS SOUL. Ada filosofi yang teramat dalam dibalik keputusan besarku untuk mengganti namanya. :D&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Awalnya sudah kumantapkan hatiku untuk member nama the valuable person, adalah sebuah yang berisi suatu pembelajaran kehidupan yang ditulis dalam bahasa yang kaku dan berat. Sebuah bacaan resmi, padahal jelas-jelas the beginning dari ‘my new posting’ sangat tidak resmi, tidak berisi dan tidak indah. Halah… aku ingin blogku jadi media yang mengungkap segala hal yang aku sukai. Aku ingin blogku berisi informasi yang penting (on my perception and experient). Aku tidak ingin menjadikannya sesuatu yang berat dan kaku untuk dibaca. Aku ingin setiap orang yang membaca blogku mendapatkan informasi dan berkat ‘ini yang aku cari!!!’ lalu tersenyum dengan puas. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Oh, this is my blog, what I think, that’s what I want. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Mengapa musik is soul? Untuk ini alasannya dapat dilihat pada postinganku pada tanggal 4 juli yang lalu. berawal dari insomnia aku jadi jatuh cinta pada musik (mendengarkan musik maksudnya). Aku tidak bisa bermain musik, aku tidak pandai menyanyi tapi aku suka mendengarkan musik. Walaupun ada seorang tokoh yang bilang salah satu cara menikmati musik adalah dengan memainkannya tapi beda denganku, mendengarkannya saja sudah cukup. Taaapiii, jika diberi kesempatan untuk bisa bermain musik, aku sangat senang sekali. Sebenarnya dari dulu aku punya cita-cita yang sangat luhur, yaitu bisa bernyanyi sambil bermain gitar. Tapi cita-cita itu hilang ditelan waktu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;But disamping musik aku juga akan menceritakan berbagai pengalaman berkesan dalam hidupku. Yah, seperti sebuah pembelajaran hidup. Taaapppi, aku tidak akan menceritakannya dengan bahasa yang berat. Aku akan menceritakannya dengan gaya bahasaku yang kadang sedikit lebay. Sehingga membuat orang sadar ada suatu hal kecil yang berarti dibalik sebuah peristiwa. Apa sih?&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jadi, inilah blogku sekarang. Music theme dengan perpaduan warna hijau yang asoy. Semoga bisa member info untuk kalian ya…&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;regard&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-4099449086751618796?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/4099449086751618796/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/about-filosofi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4099449086751618796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/4099449086751618796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/about-filosofi.html' title='About Filosofi'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk-Up1EPhQI/AAAAAAAAAC8/TKobN7mNins/s72-c/yhrtgfr.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-456847549078677406</id><published>2009-07-03T12:32:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T11:02:37.070-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GENRES'/><title type='text'>Sejarah Musik Klasik sejak Musik Gregorian tahun 590</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Musik Klasik dimulai dengan penemuan Notasi Gregorian tehun 590 oleh Paus Agung Gregori, berupa balok not dengan 4 garis, namun notasi belum ada hitungannya. Paus Gregory semasa hidupnya telah mencatat lagu-lagu Gereja dengan Notasi Gregorian tersebut. sebelum tahun 590 musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis yang dapat dibaca. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Notasi_Gregorian_Tahun_590" id="Notasi_Gregorian_Tahun_590"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Notasi Gregorian Tahun 590&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Notasi musik lahir pada tahun 590 yang disebut Notasi Gregorian, yang ditemukan oleh Paus Agung Gregori, di mana sebelumnya musik mengalami kegelapan tidak ada peninggalan tertulis. Pada masa hidupnya Paus Gregori telah menyalin ratusan lagu-lagu Gereja dalam Notasi Gregorian tersebut. Notasi ini memekai 4 garis sebagai balok not, tetapi belum ada notasi iramanya (hitungan berdasarkan perasaan penyanyi. Di sini sifat lagu masih sebagai lagu tunggal atau monofoni.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Organum_1150-1400" id="Musik_Organum_1150-1400"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Organum 1150-1400&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada awalnya orang menyanyi dengan nada yang sama, atau disebut dengan organum, nada atas dinyanyikan oleh wanita atau anak-anak, sedangkan nada rendah dinyanyikan oleh laki-laki. Di sini terjadi susunan lagu berjarak oktaf, suara tinggi (wanita/anak-anak) dan suara rendah (laki-laki).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Diafoni_1400-1600" id="Musik_Diafoni_1400-1600"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Diafoni 1400-1600&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ternyata tidak semua dapat mengikuti suara tinggi atau suara rendah.Oleh sebab itu diputuskan untuk membuat suara yang kuart lebih rendah mengikuti melodi, kuart tinggi maunpun kuart rendah, dan musik yang demikian ini disebut musik diafoni (dia=dua, foni=suara).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Basso_Ostinato_Tahun_1600" id="Basso_Ostinato_Tahun_1600"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Basso Ostinato Tahun 1600&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang Italia pada tahun sekitar 1600 menemukan apa yang disebut Basso Ostinato atau Bass yang bergerak gendeng atau gila, berupa rangkaian nada-nada yang bergerak selangkah demi selangkah ke bawah atau ke atas, kemudia diulang pada rangkaian nada lain.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Polifoni_Era_Barok_1600-1750" id="Musik_Polifoni_Era_Barok_1600-1750"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Polifoni Era Barok 1600-1750&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ternyata suara yang mengikuti sama dengan melodi menjadi membosankan, maka mulailah suara tidak bergerak secara sejajar, maka mulailah dengan arah yang berlawanan. Komponis Giovani Perluigi da Palestrina (1515-1594) adalah perintis tentang hal ini, dan disusun teori mengenai musik melodi banyak (polifoni), sehingga setiap nada atau titik (punctus=point) bergerak secara mandiri atau berlawanan (counter), di sinilah lahir teori kontrapun (counterpoint=kontrapunt).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Johan Sebastian Bach (1685-1750) adalah salah satu empu musik polifoni dengan teknik kontrapun yang sangat tinggi, karema disusun seperti matematik. Hampir semua komponis Era Barok (1600-1750) menyusun dengan teknik kontrapun, misalnya George Frederic Handle dari Inggris, Jean Remeau dari Pernacis, Correli dari Itali, dlsb. Lagu rakyat dengan gaya polifoni adalah Papa Yakob.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada awalnya orang menyusun dengan Kontrapun Terikat atau Strict Counterpoint, namun kemudian menadapat kebebasan berdasarkan teori Kontrapun Bebas atau Free Counterpoint.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Homofoni_Era_Klasik_1750-1825" id="Musik_Homofoni_Era_Klasik_1750-1825"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Homofoni Era Klasik 1750-1825&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selanjutnya pada Era Klasik (1750-1825) ditemukan susunan akord yang berdasarkan tri-suara (triad), selanjutnya berkembang dengan empat suara atau lebih. Musik yang demikian ini disebut Musik Homofoni, sehingga kontrapun menjadi variasi melodi yang kontrapuntis.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Klasik_Era_Romantik_1820-1910" id="Musik_Klasik_Era_Romantik_1820-1910"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Klasik Era Romantik 1820-1910&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hampir tidak banyak perubahan dalam kontrapun dan harmoni secara fundamental pada Era Romantik (1820-1910), namun ada kemajuan dalam orketrasi lengkap (dengan penemuan alat musik). Era ini adalah yang terakhir dan masih dapat diterima dengan pendengaran masyarakat umum. Terutama pada musik opera, musik balet, dan walsa wina.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a name="Musik_Klasik_Modern_1910-sekarang" id="Musik_Klasik_Modern_1910-sekarang"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;h4 style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="editsection"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Musik Klasik Modern 1910-sekarang&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Musik Modern dengan Musik Atonal dan Politonal telah jauh dari penggemar musik yang menyenangi musik konvensional, karena suara yang disonan dan irama yang tidak teratur membutuhkan konsentrasi dalam mendengar.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;dikutip dari: id.wikipedia.org&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-456847549078677406?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/456847549078677406/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/sejarah-musik-klasik-sejak-musik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/456847549078677406'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/456847549078677406'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/sejarah-musik-klasik-sejak-musik.html' title='Sejarah Musik Klasik sejak Musik Gregorian tahun 590'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-758799067242517829</id><published>2009-07-03T11:11:00.000-07:00</published><updated>2009-07-04T11:00:47.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='GENRES'/><title type='text'>JAZZ DAN MUSIK POPULER DALAM LINTASAN SEJARAH</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;/b&gt;oleh: &lt;strong&gt;Pradipto Niwandhono&lt;/strong&gt;       &lt;p&gt;Tulisan singkat ini, sejujurnya, lahir dari kegelisahan penulis sebagai          seorang penggemar dan pemerhati musik jazz, oleh masih sangat minimnya          perhatian masyarakat, terutama Indonesia, terhadap jenis musik ini. Seperti          halnya musik klasik, sebagian besar orang memang cenderung menganggap          jenis musik ini terlalu berat, abstrak, dan sulit untuk dicerna. Disamping          itu, jazz acap kali distereotipkan sebagai musik kaum elite atau kaum          gedongan, walaupun kenyataannya di kalangan “gedongan” sendiri,          sebenarnya penggemar ataupun penikmat musik jazz masih merupakan golongan          minoritas. Bahkan di kalangan kaum muda dewasa ini sudah umum dijumpai          anggapan bahwa jazz adalah “musik orang tua yang membosankan dan          membuat kita mengantuk”.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Munculnya &lt;em&gt;imej&lt;/em&gt; bagi jazz yang kurang menguntungkan ini berpangkal          pada sebuah pengertian yang dominan bahwa fungsi utama musik adalah untuk          menghibur dan memberikan kepuasan kepada khalayak, dengan tujuan mendapatkan          keuntungan. Adanya perkembangan teknologi, yaitu munculnya alat perekam          suara pada akhir abad –19 telah mengakibatkan pergeseran besar dalam          seni musik dunia : jika pada awalnya musik merupakan ekspresi murni perasaan          manusia maka kini musik menjadi produk industri rekaman dan komoditas          dagang. Kapitalisme industri musik juga telah menggeser musik-musik lama          yang menunjukkan identitas kultural masing-masing etnis / bangsa di dunia,          dan sebagai gantinya muncullah jenis musik baru yang mengatasi dan meluruhkan          perbedaan-perbedaan kultural yang ada, yaitu apa yang disebut “musik          populer”. Tanpa mengesampingkan kreativitas dari musisi pop (hanya          sebagian kecil musisi pop memiliki kreativitas orisinal !), sesungguhnya          tidak sedikit komposisi pop merupakan bentuk-bentuk yang terstandarisasi          atau reproduksi dari trend-trend sesaat, dan fenomena ini cenderung berlangsung          secara global. &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Dalam hal ini patut diperhatikan bahwa musik jazz muncul sebagai peralihan          dari musik “tradisional” menuju musik “populer”.          Pada awal perkembangannya, jazz dapat diketegorikan sebagai sebuah contoh          musik tradisi, dimana musik ini sangat mewakili ekspresi dan kultur masyarakat          kulit hitam di Amerika Serikat. Sebagai musik yang mewakili sebuah masyarakat          yang terdiskriminasi, maka perkembangan jenis musik ini juga akan mengalami          nasib kurang lebih sama. Timbulnya aliran swing pada dekade 1930-an membawa          perubahan penting dalam cara orang memandang musik ini, yang akhirnya          berpengaruh pada pengkategorian posisi jazz di antara berbagai musik lain.          Era swing ditandai dengan munculnya jazz band dengan jumlah pemain yang          besar (big band), yang dapat dilihat sebagai sebuah bentuk orkestrasi          ala Eropa yang diaplikasikan dalam jazz, walaupun tetap mempertahankan          ciri-ciri pokoknya, seperti improvisasi, sinkopasi dan &lt;em&gt;blue note&lt;/em&gt;          (nada yang merendah pada not ketiga dan ketujuh, merupakan ciri khas musik          blues dan jazz). Dengan perkembangan tersebut, jazz tidak lagi dianggap          musik “barbar” karena identik dengan orang kulit hitam. Pada          masa itu, jazz bahkan telah menjadi musik populer, dengan irama swing-nya          yang cocok untuk berdansa, dan pada masa itu pula jazz mulai menyebar          ke belahan dunia lain seperti Eropa ataupun Asia. Tidak sedikit komposisi-komposisi          jazz dari musisi handal semacam &lt;strong&gt;George Gershwin, Cole Porter &lt;/strong&gt;atau&lt;strong&gt;          Duke Ellington &lt;/strong&gt;diangkat menjadi &lt;em&gt;soundtrack&lt;/em&gt; film, dan          komposisi-komposisi tersebut sebenarnya merupakan lagu pop pada zamannya.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt; Perkembangan jazz yang semakin mengarah pada musik hiburan tersebut          menimbulkan reaksi di kalangan musisi jazz kulit hitam. Beberapa diantaranya          seperti &lt;strong&gt;Charlie Parker &lt;/strong&gt;dan&lt;strong&gt; Dizzy Gillespie &lt;/strong&gt;lantas          memperkenalkan bebop, sebuah style baru dalam jazz pada sekitar akhir          dekade 1940-an. Kemunculan bebop ini sering disebut sebagai revolusi dalam          musik jazz, karena konon para eksponennya memiliki sebuah spirit baru          yang bertujuan mengembalikan jazz pada hakikatnya sebagai musik “seni”          khas kaum negro. Aliran baru ini ditandai dengan berkembangnya formasi          band / combo secara lebih minimalis dengan konsekuensi semakin luasnya          ruang bagi improvisasi solo masing-masing pemain. Disamping gaya swing          dengan formasi big band-nya, bebop dan beberapa variasi yang muncul kemudian          (hard bop, cool jazz, dan sebagainya) menjadi aliran utama (mainstream)          dan pusat dari perkembangan jazz dunia hingga masa kini.&lt;br /&gt;       Semenjak “revolusi” bebop, jazz agaknya cenderung berkembang          menjadi sebuah genre yang lebih eksklusif daripada sebelumnya dan makin          tampak terpisah dari berbagai jenis musik lain. Memang, jazz kemudian          benar-benar berkembang menjadi sebuah musik “seni” dengan          tingkat kesulitan tinggi sebagaimana halnya musik klasik. Pada masa-masa          sekarang ini akan lebih banyak dijumpai musisi jazz jebolan sekolah-sekolah          musik, walaupun kenyataannya para dedengkot awal jazz hampir semuanya          belajar bermusik secara otodidak. Sebagai sebuah genre musik yang makin          membutuhkan keseriusan, maka tidak mengherankan apabila jazz mulai agak          dijauhi khalayak. Apalagi pada saat itu, trend rock’n roll makin          merajai blantika musik populer dunia. Jika pada tahun 1940-an, jazz dapat          dijumpai pada komunitas tempat hiburan umum dan pesta-pesta dansa, sejak          sekitar tahun 1950 dan selanjutnya akan terasa “bergeser”          menuju komunitas intelektual dan akademisi, dimana mereka semakin cenderung          memperlakukan musik ini seakan sebuah “disiplin ilmu” tersendiri.          Jika ditelaah lebih lanjut, adanya revolusi bebop setidaknya membawa beberapa          dampak positif : Pertama, di tengah iklim rasialisme yang masih kuat hingga          tahun 1960-an (ingat kasus tertembaknya &lt;strong&gt;Martin Luther King&lt;/strong&gt;,          pejuang kulit hitam AS pada tahun 1968 !), jazz mulai dikategorikan sebagai          bagian dari “budaya tinggi”, disaat musik rock yang diangkat          kaum kulit putih justru lebih menjadi bagian dari “budaya massa”.          Kedua, dengan sedikit melepaskan diri dari bentuk orkestrasi ala swing          akan memungkinkan para musisi jazz melakukan eksplorasi-eksplorasi baru          dengan mengadaptasikan unsur dari musik-musik yang dianggap dapat memperkaya          jazz. Tanpa bebop, mungkin tidak akan pernah ada jazz fusion, avant garde          atau world music yang mengeksplorasi musik-musik etnis dari berbagai belahan          dunia.&lt;/p&gt;       &lt;p&gt; Pada masa-masa belakangan, semakin tampak bahwa musik jazz senantiasa          kontradiktif dengan musik populer (rock dan pop), dimana jika seseorang          menjadi penggemar salah satu jenis musik ini biasanya akan menolak yang          lainnya. Yang kurang diketahui umum adalah bahwa kedua jenis musik tersebut          memiliki hubungan satu sama lain yang saling mempengaruhi. Bukankah jazz          maupun rock tumbuh dari akar yang sama, yakni blues ? Mungkin tidak banyak          orang yang tahu bahwa lagu-lagu &lt;strong&gt;The Beatles&lt;/strong&gt; telah banyak          dibawakan oleh para musisi jazz sebagai lagu standar. Atau bahwa &lt;strong&gt;Sting&lt;/strong&gt;,          pentolan grup &lt;em&gt;New Wave&lt;/em&gt; era 80-an, &lt;strong&gt;The Police&lt;/strong&gt;,          adalah juga seorang musisi jazz yang handal. Akibat interaksi antara jazz          dan musik-musik hiburan terbukti telah melahirkan berbagai sintesis baru          yang memperkaya nuansa baik dalam jazz maupun rock. Bagi para musisi pop          atau rock yang mengadopsi elemen jazz akan memberi mereka suatu nilai          lebih karena dengan demikian akan dianggap lebih bermutu, sementara sebaliknya          bagi kalangan musisi jazz, dengan mengadopsi unsur musik populer akan          menyebabkan karya mereka lebih memiliki daya jual. &lt;/p&gt;       &lt;p&gt; Munculnya berbagai bentuk sintesis antara jazz dan musik hiburan ini          sering menjadi bahan perdebatan di kalangan kritikus musik, mengenai pengkategorian          yang menjadi semakin kabur karenanya. Sejak sekitar tahun 1980-an, berbagai          aliran baru ini diberi nama &lt;em&gt;Adult Contemporary&lt;/em&gt; (AC), agaknya          untuk menunjukkan bahwa musik ini ditujukan untuk kalangan usia tertentu          yang dianggap telah “dewasa”, biasanya usia 30 tahun ke atas..          Musik-musik yang dapat dikategorikan sebagai AC ini meliputi : &lt;/p&gt;       &lt;ol&gt;&lt;li&gt; &lt;strong&gt;Fusion&lt;/strong&gt;, yang lahir sekitar akhir dekade 1960-an,            ketika Miles Davis, seorang eksponen bebop dan cool jazz mempopulerkan            sebuah varian baru jazz dengan mengadopsi unsur rock dan soul / R&amp;amp;B.            Kepeloporan Miles dilanjutkan oleh musisi-musisi generasi di bawahnya.            Salah seorang yang paling sukses adalah Chick Corea dimana ia mempopulerkan            penggunaan instrumen elektronis dalam jazz, sehingga fusion kemudian            hampir tidak dapat dilepaskan dari ciri (elektronis) tersebut. Pada            awalnya, fusion masih cukup sarat dengan improvisasi jazz, akan tetapi            kemudian semakin mengarah pada pop dengan jenis komposisi yang disederhanakan            untuk lebih menarik selera pasar. Jenis terakhir ini kemudian lebih            populer dengan istilah smooth jazz atau terkadang disebut pula contemporary            jazz. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;“&lt;strong&gt;Jazzy&lt;/strong&gt;”, yang berarti “agak-agak            ngejazz” atau “sedikit bernuansa jazz”. Umumnya istilah            ini dipergunakan untuk menyebut musik populer yang mengadopsi unsur            jazz, umumnya pada progresi chord (yang mewakili unsur “blue note”)            maupun irama (rhythm) yang sering dipergunakan dalam jazz misalnya swing,            soul, bossanova dan sebagainya. Beberapa pengusung awal jazzy antara            lain kelompok &lt;strong&gt;Blood, Sweat &amp;amp; Tears (BS&amp;amp;T) &lt;/strong&gt;dan            &lt;strong&gt;Chicago&lt;/strong&gt; sekitar tahun 1968. Artis-artis jazzy memiliki            latar belakang beraneka ragam. Ada sebagian artis/musisi yang memang            memilih jazzy sebagai konsep musiknya, ada pula yang menjadi “jazzy”            hanya karena kolaborasinya dengan musisi-musisi jazz. Dengan demikian,            warna musiknya akan beraneka ragam. Salah satu varian yang paling populer            belakangan ini adalah acid jazz, dimana aliran musik baru ini konon            merupakan hasil “ulah” para DJ (disc jockey) dalam menciptakan            suatu jenis musik dance dengan memasukkan unsur jazz, soul, hip hop,            dan funk dalam satu komposisi/lagu. Acid jazz yang dibawakan oleh grup            seperti Brand New Heavies dan Incognito, dengan beat-nya yang dinamis            ini dengan segera memperoleh sambutan dari kalangan pendengar yang lebih            muda.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;                &lt;p&gt;&lt;br /&gt;         Dari ilustrasi historis yang sangat singkat ini kiranya dapat diperoleh            sebuah pengertian bahwa jazz tidak melulu merupakan jenis musik serius            dan membosankan. Kiranya lebih tepat jika dikatakan bahwa jazz merupakan            sebuah proses “tarik ulur” antara tradisi musik seni / klasik            yang bersifat elitis dengan musik hiburan yang mewakili aspirasi khalayak            lebih luas. Dari proses tarik ulur inilah kemudian muncul banyak sekali            varian ataupun aliran dalam jazz yang makin memperkaya khazanah musik            ini. Sesungguhnya, jazz menawarkan keanekaragaman dan eksplorasi-eksplorasi            musikal yang sayang apabila diabaikan begitu saja, apalagi bagi generasi            muda yang biasanya paling memiliki rasa ingin tahu. Akhir kata penulis            ucapkan : selamat mencoba !&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Jazz In Love&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;ACID JAZZ&lt;br /&gt;         1. Still a Friend of Mine – INCOGNITO&lt;br /&gt;         2. Dream Come True – BRAND NEW HEAVIES&lt;br /&gt;         3. Girl Overboard – SNOWBOY&lt;br /&gt;         4. Canned Heat - JAMIROQUAI&lt;br /&gt;         5. Stepping Into My Life – THE JAMES TAYLOR QUARTET&lt;br /&gt;         6. Sweet Feelings – ESPERANTO&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;JAZZ STANDARDS&lt;br /&gt;         1. Love Is Here To Stay – ELLA FITZGERALD &amp;amp; LOUIS ARMSTRONG&lt;br /&gt;         2. Round Midnight – THELONIUS MONK&lt;br /&gt;         3. Route 66 – GRADY TATE&lt;br /&gt;         4. Stardust – HELEN HUMES&lt;br /&gt;         5. Summertime – JOE HENDERSON feat. CHAKA KHAN&lt;br /&gt;         6. Sweet Lorraine – NAT KING COLE&lt;br /&gt;         7. My Funny Valentine – MILES DAVIS&lt;br /&gt;         8. How High The Moon – DEE-DEE BRIDGEWATER&lt;br /&gt;         9. Mack The Knife – LOUIS ARMSTRONG&lt;br /&gt;         10. Spain – AL JARREAU&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;SWING&lt;br /&gt;         1. Route 66 – THE MANHATTAN TRANSFER&lt;br /&gt;         2. Do Nothing Till You Hear From Me – ROBBIE WILLIAMS&lt;br /&gt;         3. L o v e – NATALIE COLE&lt;br /&gt;         4. Come Rain Or Come Shine – DIANE SCHUUR&lt;br /&gt;         5. Beyond The Sea – GEORGE BENSON feat. COUNT BASIE ORCHESTRA&lt;br /&gt;         6. Let’s Fall In love – DIANA KRALL&lt;br /&gt;         7. Goin’ home – AL JARREAU &amp;amp; TAKE 6&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;BALLADS&lt;br /&gt;         1. Misty – SARAH VAUGHAN&lt;br /&gt;         2. Unforgettable – NATALIE COLE feat. NAT KING COLE&lt;br /&gt;         3. What A Wonderful World – KENNY G &amp;amp; LOUIS ARMSTRONG&lt;br /&gt;         4. Love Dance – DIANE SCHUUR&lt;br /&gt;         5. Tears In Heaven – JOSHUA REDMAN feat. PAT METHENY&lt;br /&gt;         6. For Sentimental Reason – SYAHARANI&lt;br /&gt;         7. You’ve Changed – GEORGE MICHAEL&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;BOSSA NOVA&lt;br /&gt;         1. The Girl From Ipanema – STAN GETZ feat. JOAO &amp;amp; ASTRUD GILBERTO&lt;br /&gt;         2. Agua de Beber – ASTRUD GILBERTO&lt;br /&gt;         3. Blue Bossa – BENNY CARTER&lt;br /&gt;         4. Mas Que Nada – SERGIO MENDES&lt;br /&gt;         5. Desafinado – EDEN ATWOOD&lt;br /&gt;         6. Corcovado (Quiet Night Of Quiet Stars) – LAURA FYGI&lt;br /&gt;         7. Waters Of March – AL JARREAU &amp;amp; OLETA ADAMS&lt;br /&gt;         8. One Note Samba – EARL KLUGH&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;JAZZ FUSION &amp;amp; FUNK&lt;br /&gt;         1. Night Rhythms – LEE RITENOUR&lt;br /&gt;         2. Invitation – SHAKATAK&lt;br /&gt;         3. Brazilian Love Affair – GEORGE DUKE&lt;br /&gt;         4. Come With Me – TANIA MARIA&lt;br /&gt;         5. Daddy’s Gonna Miss You – YELLOWJACKETS&lt;br /&gt;         6. Rio Rush – FOURPLAY&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;SMOOTH JAZZ&lt;br /&gt;         1. Antonio’s Song – MICHAEL FRANKS&lt;br /&gt;         2. Angela – BOB JAMES&lt;br /&gt;         3. Springtime Laughter – SPYRO GYRA feat. BASIA&lt;br /&gt;         4. Between The Sheets – FOURPLAY feat. CHAKA KHAN&lt;br /&gt;         5. You Make Me Smile – DAVE KOZ&lt;br /&gt;         6. Midnight In San Juan – EARL KLUGH&lt;br /&gt;         7. This Masquerade – GEORGE BENSON&lt;br /&gt;         8. After The Love Has Gone – DAVID BENOIT/R. FREEMAN feat. PHIL            PERRY&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;JAZZY TUNES&lt;br /&gt;         1. Smooth Operator – SADE&lt;br /&gt;         2. Just The Two Of Us – BILL WITHERS &amp;amp; GROVER WASHINGTON JR&lt;br /&gt;         3. When We Make A Home – SADAO WATANABE&lt;br /&gt;         4. Baby You’re Mine – BASIA&lt;br /&gt;         5. After The Love Has Gone – EARTH WIND AND FIRE&lt;br /&gt;         6. Through The Fire – CHAKA KHAN&lt;br /&gt;         7. By The Time This Night Is Over – PEABO BRYSON &amp;amp; KENNY G&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;JAZZ INDONESIA&lt;br /&gt;         1. Reborn – INDRA LESMANA&lt;br /&gt;         2. Moliendo Café – BUBI CHEN&lt;br /&gt;         3. Dia – SYAHARANI&lt;br /&gt;         4. Menanti – TOHPATI feat. LITA ZEIN&lt;br /&gt;         5. Night In Samarinda – CANIZZARO&lt;br /&gt;         6. Take Off To Padang - KARIMATA&lt;br /&gt;         7. Satu Nuansa Jiwa – ERMY KULLIT&lt;/p&gt;         &lt;p&gt;INDONESIAN JAZZY VOCALS&lt;br /&gt;         1. Jangan Menggoda Lagi – PETER F GONTHA &amp;amp; SYAHARANI&lt;br /&gt;         2. Andai Saja – IGA MAWARNI&lt;br /&gt;         3. Bisikan Hati – ANDIEN&lt;br /&gt;         4. Keraguan – 2D (DIAN PP / DEDDY DHUKUN)&lt;br /&gt;         5. Dara - CHASEIRO&lt;br /&gt;         6. New Sakura – FARIZ RM&lt;br /&gt;         7. Semurni Kasih – DIAN PRAMANA PUTRA&lt;br /&gt;         8. Kesan – ERMY KULLIT&lt;br /&gt;         9. Kembali – GLENN FREDLY&lt;/p&gt;         ACID JAZZ INDONESIA&lt;br /&gt;         1. Satu Mimpiku – THE GROOVE&lt;br /&gt;         2. Dan Senyumlah – SINGIKU&lt;br /&gt;         3. Denganmu – BUNGLON feat. NERI PER CASSO&lt;br /&gt;         4. Interaksi – HUMANIA&lt;br /&gt;         5. Universal - CLOROPHYL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.wartajazz.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-758799067242517829?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://www.wartajazz.com' title='JAZZ DAN MUSIK POPULER DALAM LINTASAN SEJARAH'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.horizon-line.co' length='0'/><link rel='enclosure' type='' href='http://www.wartajazz.com' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/758799067242517829/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/758799067242517829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/758799067242517829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/jazz-dan-musik-populer-dalam-lintasan.html' title='JAZZ DAN MUSIK POPULER DALAM LINTASAN SEJARAH'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-7199278744585460419</id><published>2009-07-03T10:20:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T00:55:45.076-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>I LOVE MUSIC!!!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk4-0yZI3fI/AAAAAAAAABY/js3_36a4fEk/s1600-h/gcfhvgjbn.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 203px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk4-0yZI3fI/AAAAAAAAABY/js3_36a4fEk/s320/gcfhvgjbn.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354286083591429618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:lucida grande;" &gt;I LOVE MUSIC!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:lucida grande;" &gt;ITULAH TEMA BUAT POSTINGANKU SAAT INI!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Hemmm... i cant live without music!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Bukan berarti aku jago maen musik, i just like listen it!!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Musik buat aku ibarat jiwa (alah!!!)... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Ingin sedikit bercerita... Dua tahun lalu aku pernah ngalamin yang namanya something called insomnia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Aku bingung dengan keadaan yang seperti itu. Apalagi kalo malem gak bisa tidur, wuaaahhh... kuliah tambah males, tambah ancur, nilai tambah jeblog!!! Gak ada bagus-bagusnya deh!!! Pas dosen lagi ceramah aku bawaannya ngebo, pas lagi ada presentasi bawaannya pengen tidur, pas lagi ada diskusi bawannya masa bodo teing... Pergaulan ama temen juga jadi gak bagus. Karena seringnya terbawa rasa ngantuk pas kuliah, jadi suka marah-marah sama temen.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:lucida grande;" &gt;Tapi waktu itu ada satu cara yang aku lakukan untuk mengatasi itu... Setiap malem kalo gak bisa tidur aku coba dengerin musik, terutama musik-musik instrument, jazz atau yang mellow and slow gitu... Atau aku juga dengerin suara-suara air dari akuarium yang ada di settingan komputerku. Dan rasanya dammaaaaiiiii banget. Jadi bikin tenang. Emang si bukan jaminan bikin cepet tidur, tapi rasa damai, tenang dan nyaman ketika mendengarkan musik-musik itu yang membuat aku terhipnotis sama yang namanya musik hingga saat ini. Sekarang kalo ada berasa gak bisa tidur, langsung deh setel musik sampe pagi.&lt;br /&gt;Kalo ada musik-musik bagus, langsung aku coba cari tau siapa yang nyanyiin, judulnya, download lagunya, kalo perlu cari liriknya...begitulah aku tergila-gila sama yang namanya musik (lebay!!!).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;So, this is i'm presenting for you loved music... ada sedikit info-inf0 tentang music, jazz, classic, instrument, soul, folk and so on...!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-7199278744585460419?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/7199278744585460419/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/i-love-music.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/7199278744585460419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/7199278744585460419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/07/i-love-music.html' title='I LOVE MUSIC!!!!'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/Sk4-0yZI3fI/AAAAAAAAABY/js3_36a4fEk/s72-c/gcfhvgjbn.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-813921117290310218.post-5193925501490800562</id><published>2009-06-27T01:01:00.000-07:00</published><updated>2009-07-09T00:56:42.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HAPPY SAD STORY'/><title type='text'>my new posting</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Huahahaha.... :d...&lt;br /&gt;Finally... Blog ini jadi... This is part of my last test... Hohoho... Kuliah TI emang bikin pengetahuan yang ancient jadi sedikit berkembang... Mulai dari edit photos, making and editing images, video editing, blogging, website and so on. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ohiya kenapa BLOG ini dikasi nama the valuable person???? Hemmm…. Gak tau juga si tadi tu tiba-tiba aja kepikiran untuk memberi nama itu. Sebelumnya sih aku pengen kasih nama dunia merah jambu. Tapi apa artinya coba??? Aku aja gak ngerti. Mungkin merah jambu itu warna tanda orang lagi jatuh cinta. Jadi artinya dunia yang lagi jatuh cinta. Masa’ dunia bisa jatuh cinta???? Akhirnya dengan segala pertimbangan yang dirasa sangat berat, maka dipilihlah The Valuable Person. Aku menganggap setiap orang itu berharga. Bagaimana pun bentuk dan rupanya, apapun pekerjaannya, apapun statusnya, apapun jenis kelaminnya setiap orang adalah manusia yang berharga. Berharga dimata siapapun termasuk di Mata Tuhan yang menciptakannya. Karena nilainya yang berharga maka setiap orangpun berhak untuk dihargai oleh siapapun. :D&lt;br /&gt;Actually, sebelumnya aku udah punya blog, tapi aku gak tau gimana menggunakannya... Punya yang asal punya... Tapi sekarang (esp now and the next several times) aku akan menggarapnya dengan baik. Hal ini dikarenakan tidak lain dan tidak bukan adalah efek dari tugas TI. Jadi setidaknya blog ini harus diurusin, harus dikonsep dengan baik dan direncanakan matang-matang (huwahaha... Belagu!!!)&lt;br /&gt;Eniwey and OOT, at 1st posting i will tell bout our lecture. Their name is Mr. Imam setyawan S.Psi dan Y. F. La kahija, S.Psi. Dua bapak ganteng ini mengampu mata kuliah teknologi informasi untuk semester ini. Nice enough diajari oleh dua dosen ini. Dilihat dari background pendidikannya, hemmm... No matter walopun si bapak bukan ahli TI tapi emang mampu mengajar kita semua (ssttt.. Siapa tau si bapak pernah punya pengalaman dibidang ini sebelumnya). Toh, disini kita semua juga bagi-bagi ilmu dan sama-sama belajar. But, ada satu pertemuan yang agak aku inget banget. Waktu itu yang ngajar pak Hans and the theme is giving presentation... Pak Hans ini kalo menurut aku tipe orang filsafat banget... Hemm... Jadi waktu itu temanya adalah presentasi tapi pas waktu ceramah filsafat tetap show on!!! Hehe piss ya pak.. Tapi kita tetep seneng diajarin sama si bapak... One of the famous and favourite's lecture for students... Secara keseluruhan, TI is a nice class deh... Walopun cuma satu sks tapi justru itu yang ditunggu-tunggu para mahasiswa(lho????)... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Selama kuliah ini aku udah bolos berapa kali ya??? maybe sekitar 2 kali. Bener gak ya? Gak tau si agak lupa. Yang pasti yang aku inget pas mau ada Psychopath&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;di Jumat malamnya yang dipaksa ataupun tidak dipaksa aku tetep akan bolos. :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;So, kira-kira seperti itulah gambaran dan tulisan yang tidak jelas serta tidak memberi faedah di awal postinganku ini. Tapi insyaAllah aku akan mengisi blog ini dengan hal-hal yang berguna. Amiieennn… Semoga,,,,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold; font-family: arial;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Regard&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; color: rgb(0, 153, 0); font-weight: bold;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/813921117290310218-5193925501490800562?l=desrest.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://desrest.blogspot.com/feeds/5193925501490800562/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/06/my-new-posting.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5193925501490800562'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/813921117290310218/posts/default/5193925501490800562'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://desrest.blogspot.com/2009/06/my-new-posting.html' title='my new posting'/><author><name>DESI RATNA S</name><uri>http://www.blogger.com/profile/18143897622301677819</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_Mmwow7edjuI/SkXgCnuUxvI/AAAAAAAAAAU/R_EkUIiqVTw/S220/05252009(003)-001.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
